back to top
Selasa, Juni 16, 2026

Muhammadiyah Garis Lucu, Deretan Kader dan Alumni yang Menguasai Panggung SUCI

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Jika selama ini Muhammadiyah kerap dipersepsikan sebagai organisasi yang serius, disiplin, dan identik dengan dunia pendidikan, maka panggung Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) seolah menghadirkan sisi lain yang jarang disadari publik. Di balik gelak tawa yang memenuhi layar televisi, ternyata ada banyak jejak kader, alumni, dan aktivis Muhammadiyah yang ikut mewarnai industri komedi Indonesia. Fenomena ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah Garis Lucu bukan sekadar istilah yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Ia hadir nyata melalui para komika yang mampu mengemas kritik sosial, keresahan masyarakat, hingga pesan-pesan kemanusiaan dalam bentuk humor yang cerdas dan menghibur.

Nama terbaru yang menjadi sorotan adalah Chairul Mukmin, Juara 1 SUCI XII yang diumumkan pada 6 Juni 2026. Di atas panggung, ia dikenal dengan materi-materi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama isu kesejahteraan guru honorer.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Chairul Mukmin merupakan alumni Program Studi Pendidikan Agama Islam, juga kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), sekaligus guru agama dan aktivis muda Muhammadiyah.

Alih-alih menyampaikan kritik melalui demonstrasi atau pidato panjang, ia memilih jalur yang lebih ringan namun mengena. Melalui humor dan satire, persoalan yang sering luput dari perhatian publik berhasil disampaikan dengan cara yang mengundang tawa sekaligus refleksi.

Chairul Mukmin bukanlah satu-satunya wajah Muhammadiyah Garis Lucu yang pernah menghiasi panggung SUCI. Sebelumnya, publik juga mengenal Abdur Arsyad, Runner-up SUCI 4 tahun 2014 yang merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Malang. Melalui gaya khasnya, Abdur banyak mengangkat isu Indonesia Timur dan pengalaman hidup masyarakat di daerah yang selama ini jarang mendapat sorotan.

Baca Juga:  Sapa Guru ‘Aisyiyah Ringankan Beban dalam Situasi Covid-19

Muhammadiyah Garis Lucu

Fenomena Muhammadiyah Garis Lucu semakin menarik karena melibatkan banyak nama yang kini dikenal luas di dunia komedi nasional. Salah satunya adalah Mamat Alkatiri, Runner-up SUCI 7 tahun 2017.

Saat Chairul Mukmin dinobatkan sebagai juara, Mamat turut memberikan ucapan selamat melalui media sosial melalui postingan instagramnya dengan musik Sang Surya (8/6/2026). Menariknya, ketika ada warganet yang melontarkan komentar mengenai “rangers NU versus rangers Muhammadiyah”, Mamat memberikan respons yang santai namun penuh kebanggaan. “mohon maaf kami sang surya,” jelas Mamat.

Jawaban singkat tersebut segera menarik perhatian banyak netizen. Respons itu juga kembali menghidupkan percakapan tentang Muhammadiyah Garis Lucu yang selama ini berkembang secara organik di ruang digital.

Selain Chairul Mukmin, Abdur Arsyad, dan Mamat Alkatiri, sejumlah nama lain juga memiliki jejak kiprah di Muhammadiyah. Di antaranya Ali Akbar, Yusril Fahriza, dan Coki Anwar yang merupakan alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Ada pula Indra Jegel dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Tretan Muslim alumni Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dzawin Nur yang dikenal sebagai kader IMM Ciputat, hingga Yono Bakrie, alumni Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.

Deretan nama tersebut memperlihatkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya melahirkan guru, dokter, akademisi, maupun aktivis sosial. Di sisi lain, organisasi ini juga ikut melahirkan para komika yang mampu menghadirkan tawa sekaligus menyampaikan pesan-pesan sosial kepada masyarakat. (NS)

Baca Juga:  Muhammadiyah "Umat Terbaik", Bukan "Umat Terbanyak"

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru