back to top
Selasa, Juli 21, 2026

Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember Segera Dibangun, Nilai Investasi Capai Rp20 Miliar

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi terus dilakukan Muhammadiyah melalui berbagai sektor usaha produktif. Salah satu langkah strategis yang kini disiapkan adalah Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember, sebuah proyek investasi bernilai miliaran rupiah yang dirancang untuk mendukung pengembangan ekonomi Persyarikatan di tingkat daerah.

Rencana Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember disampaikan dalam kegiatan Konsolidasi Organisasi Muhammadiyah se-Kabupaten Jember yang berlangsung di halaman Masjid At-Taqwa PCM Mangli, Ahad (19/7/2026).

Program tersebut dipaparkan oleh Habib Ichsan, perwakilan Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR-RM) PDM Jember, di hadapan jajaran pimpinan Muhammadiyah dari seluruh Kabupaten Jember.

Menurut Habib Ichsan, bidang ekonomi PDM Jember saat ini tengah mempersiapkan pengelolaan produk minyak goreng dengan merek MI-KITA. Produk tersebut nantinya akan dipasarkan melalui jaringan Persyarikatan Muhammadiyah dengan pengelolaan tahap awal dipercayakan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaliwates.

“Bidang ekonomi, kami telah bekerja sama dengan pihak lain untuk mengelola dua jenis produk. Produk pertama adalah minyak goreng dengan label MI-KITA,” ujarnya di hadapan peserta konsolidasi.

Ia menjelaskan, pembangunan Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember merupakan program yang mendapat arahan langsung dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Karena itu, Kabupaten Jember dipilih sebagai lokasi pengembangan industri minyak goreng yang diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi Persyarikatan.

“Pimpinan Pusat telah menginstruksikan Jember untuk membangun pabrik minyak,” katanya.

Baca Juga:  Muhammadiyah, Pancasila, dan Soekarno

Disiapkan di Pakusari dengan Investasi Hingga Rp20 Miliar

Habib Ichsan mengungkapkan bahwa lokasi pembangunan Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember telah disiapkan di kawasan Pakusari. Lahan seluas sekitar 4.700 meter persegi yang berada di tepi jalan dinilai memiliki posisi strategis dan siap dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas produksi.

“Kami telah menemukan tempatnya, insya Allah berada di Pakusari. Luas lahannya sekitar 4.700 meter persegi di sisi jalan,” jelasnya.

Nilai investasi pembangunan pabrik diperkirakan berkisar antara Rp10 miliar hingga Rp20 miliar. Seluruh kebutuhan pendanaan disebut akan ditanggung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Meski demikian, hingga kini belum diumumkan jadwal pasti dimulainya proses pembangunan maupun target operasional pabrik tersebut.

Kehadiran Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember disambut antusias oleh peserta konsolidasi. Proyek ini dipandang sebagai langkah nyata Muhammadiyah dalam membangun kemandirian ekonomi melalui sektor industri, sekaligus memperkuat jaringan usaha Persyarikatan dari hulu hingga hilir.

Kegiatan Konsolidasi Organisasi Muhammadiyah se-Kabupaten Jember sendiri dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember, seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Jember, serta organisasi otonom Muhammadiyah. Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, mulai dari atraksi Tapak Suci Putera Muhammadiyah hingga penampilan santri TPQ PCM Mangli.

Kehadiran berbagai unsur Persyarikatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi untuk menyukseskan pembangunan Pabrik Minyak Goreng Muhammadiyah Jember sebagai salah satu program strategis di bidang ekonomi. (NS)

Baca Juga:  Mugeb School Gelar Workshop TVMu Stasiun Mugeb

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru