back to top
Kamis, September 24, 2026

Gagasan Abdul Mu’ti tentang Pluralitas Pendidikan Kini Tersedia di Perpustakaan Oxford

Lihat Lainnya

IBTimes.IDPengalaman Muhammadiyah mengelola kemajemukan agama di lembaga pendidikannya kini dapat dibaca langsung oleh para peneliti di Inggris. Dua buku Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, diterima sebagai koleksi perpustakaan Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS) pada Selasa (22/9).

Buku pertama, Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan, ditulis bersama Fajar Riza Ul Haq. Buku ini merupakan hasil penelitian tentang siswa dan mahasiswa Kristen dan Katolik yang menempuh pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar serta wilayah dengan penduduk Muslim minoritas.

Temuan buku tersebut menunjukkan bahwa kemajemukan dikelola tanpa mencampuradukkan keyakinan. Selama menempuh pendidikan di lembaga Muhammadiyah. Siswa Kristen dan Katolik tetap memperoleh pendidikan agama sesuai keyakinannya, sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Identitas keagamaan masing-masing pihak tetap terjaga.

Buku kedua, Pluralisme Positif: Gagasan dan Pengalaman Muhammadiyah dalam Pendidikan, ditulis bersama Azaki Khoirudin. Buku ini mengangkat gagasan Muhammadiyah dalam membangun kehidupan keberagamaan yang inklusif melalui jalur pendidikan.

Gagasan Abdul Mu’ti tentang Pendidikan dan Pluralitas

Kehadiran karya Abdul Mu’ti di Oxford menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap gagasan dan pengalaman Muhammadiyah dalam mengelola pluralitas melalui pendidikan.

Baca Juga:  Penyanyi Campursari Didi Kempot Meninggal Dunia

Tema semacam ini termasuk yang menjadi perhatian kajian Islam kontemporer di Eropa, yakni bagaimana lembaga keagamaan mengelola perbedaan dalam praktik sehari-hari.

Kedua buku Abdul Mu’ti tersebut menjadi karya pertama dari jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang masuk dalam koleksi perpustakaan Oxford Centre for Islamic Studies.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, bersama Sekretaris PCIM Britania Raya dan Irlandia, Susana Widyaningsih, yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Rombongan diterima oleh Direktur OCIS, Dr. Farhan Nizami, sebelum buku diserahkan kepada Kepala Perpustakaan OCIS, Ms. Wassilena Sekulova, MA. Saat menelaah buku Kristen Muhammadiyah, Nizami menyambut hangat nama almarhum Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE, penulis kata pengantar buku tersebut, yang pernah menjadi fellow di OCIS pada 1994 hingga 1995.

“Kami bersyukur pemikiran pimpinan Muhammadiyah kini dapat diakses oleh para akademisi dan peneliti di salah satu pusat kajian Islam terkemuka di Eropa. Ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan khazanah keilmuan Islam berkemajuan secara lebih luas di dunia internasional,” ujar Ince Dian.

Berdiri sejak 1985, OCIS merupakan lembaga independen kajian Islam dan dunia Muslim yang berafiliasi dengan Universitas Oxford dan berpatron Raja Charles III. Perpustakaannya bersifat rujukan, dan setiap buku yang diusulkan melalui proses seleksi sebelum diterima menjadi bagian dari koleksi.

Baca Juga:  Rais Aam PBNU Pecat Charles Holland Taylor, Penasihat Gus Yahya untuk Urusan Internasional

Setelah dikatalogisasi, kedua buku karya Abdul Mu’ti tersebut dapat ditelusuri melalui SOLO. Katalog daring perpustakaan-perpustakaan Universitas Oxford, dan diakses di ruang baca OCIS.

PCIM Britania Raya dan Irlandia berencana melanjutkan donasi secara bertahap dengan ratusan judul lainnya, sehingga khazanah pemikiran Muhammadiyah semakin mudah diakses oleh pembaca dan peneliti di Oxford. (NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru