back to top
Selasa, Oktober 20, 2026

PCIM Britania Raya dan Irlandia–PRIM Makkah Sepakat Kolaborasi Umroh 3M Muhammadiyah: Makkah, Madinah, dan Manchester

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Jaringan Muhammadiyah di luar negeri mulai menjajaki inovasi pelayanan bagi warga Indonesia melalui gagasan Umroh 3M Muhammadiyah, yang menghubungkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci dengan kunjungan ke Britania Raya.

Hal ini dibahas dalam pertemuan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia dengan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Makkah di Rumah Ahmad Dahlan, Aziziyah, Makkah, Senin (12/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman dakwah sekaligus penjajakan kolaborasi layanan bagi diaspora Indonesia. Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, bersama Ketua PRIM Makkah, Qorinul Anhar Karim, membahas peluang menghubungkan kebutuhan jamaah umroh dengan minat masyarakat Indonesia terhadap sepak bola Inggris.

Melalui konsep Umroh 3M Muhammadiyah, jamaah diharapkan dapat menggabungkan kunjungan ke Makkah, Madinah, dan Manchester dalam satu rangkaian perjalanan. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan pendampingan selama jamaah berada di Inggris maupun di Tanah Suci.

Menghubungkan Ibadah, Sepak Bola, dan Jaringan Dakwah

Manchester menjadi salah satu pilihan karena memiliki klub sepak bola dengan basis penggemar besar di Indonesia, yakni Manchester United dan Manchester City. Rencana perjalanan juga berpotensi mencakup stadion klub lain, seperti Anfield di Liverpool, stadion Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur di London, Villa Park di Birmingham, serta St James’ Park di Newcastle.

Ince menilai gagasan Umroh 3M Muhammadiyah dapat menjawab dua keinginan yang selama ini dimiliki sebagian masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Introducing the Jargon of Progressive Women to the World, Muhammadiyah-'Aisyiyah Holds a Global Conference on Women's Rights in Islam

“Banyak warga Indonesia yang bermimpi menonton langsung klub kesayangannya di Inggris. Banyak pula yang rindu beribadah di Tanah Suci. Lewat umroh 3M, dua impian itu bisa diwujudkan dalam satu perjalanan. Kami di PCIM Britania Raya dan Irlandia siap menyambut dan mendampingi jamaah selama di Inggris, sementara sahabat-sahabat PRIM Makkah dan LKHU mendampingi di Tanah Suci,” ujar Ince Dian Aprilyani Azir.

Ia menambahkan, kerja sama lintas negara juga memperkuat pertukaran pengalaman dakwah antara komunitas Muslim minoritas di Inggris dan komunitas Indonesia di Arab Saudi.

“Antar-PCIM bisa saling menguatkan. Yang di negara minoritas Muslim belajar dari yang di Tanah Suci, begitu pula sebaliknya. Inilah wujud dakwah yang memberi manfaat nyata bagi umat,” katanya.

Ketua PRIM Makkah, Qorinul Anhar Karim, turut mendukung penjajakan tersebut. “Kolaborasi antar-PCIM untuk saling mendukung, saling menguatkan, dan saling mengisi celah yang kosong adalah hal yang wajib dilakukan,” ujarnya.

Umroh 3M Muhammadiyah selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyusunan skema teknis oleh PCIM Arab Saudi melalui Lembaga Khidmat Umrah dan Haji (LKHU). Pertemuan ini juga memperkenalkan program dakwah masing-masing, termasuk kajian ummahat PRIM Makkah dan pendekatan dakwah kreatif PCIM Britania Raya melalui komunitas suporter sepak bola.

Meski demikian, pelaksanaan perjalanan tetap memerlukan kepastian mengenai persyaratan visa, jadwal, biaya, dan layanan pendampingan. Dengan perencanaan yang matang, kolaborasi ini diharapkan berkembang menjadi bentuk pelayanan diaspora Muhammadiyah yang menghubungkan ibadah, minat masyarakat, dan penguatan jejaring dakwah internasional. (NS)

Baca Juga:  Hilman Latief : LazisMu-MDMC Luncurkan Program Ramadhan yang Mencerahkan

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru