back to top
Minggu, September 20, 2026

KATEGORI

Review

Teater Tokoh Muhammadiyah

Barangkali kita perlu baca kembali James L Peacock. Namun, titik tekannya bukan berkait tema yang super serius pemurnian keagamaan, sebagaimana tertera di judul buku klasiknya, Purifying the...

Post-Puritanisme: Pemikiran Gerakan Islam Modernis 1995-2015

Tulisan ini merupakan review buku karya Hilman Latief, yang berjudul Post-Puritanisme: Pemikiran dan Arah Baru Gerakan Islam Modernis di Indonesia 1995-2015. Sebagaimana diketahui bahwa...

Muslim Demokrat dari Tunisia

Oleh: Bowo Sugiarto* Seiring dengan kesuksesan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) dalam mengonsolidasikan kekuasaannya di Turki, banyak islamis yang menjadikan pengalaman partai tersebut sebagai model...

Cerita untuk Kalian yang Malu Menemui Psikiater

Oleh: Akhmad Idris* Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) Kementerian Kesehatan di tahun 2018 menunjukkan hasil bahwa jumlah warga Negara Indonesia yang terdiagnosis depresi dan berujung bunuh...

Trilogi Pelayanan KOKAM

Oleh: Iwan Setiawan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) sebagai bagian dari kader Muhammadiyah tentu memiliki tanggung jawab terhadap dakwah Muhammadiyah. Menjadi anggota KOKAM berarti...

Muhammadiyah dan Pluralisme yang Substansial

Istilah pluralisme positif dalam buku ini dipinjam dari gagasan almarhum Kuntowijoyo dalam Muslim Tanpa Masjid (2001). Pak Kunto membedakan antara pluralisme positif dan pluralisme...

Terbaru