Azaki Khoirudin

Azaki Khoirudin

Direktur Program Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta

Mahmoud Taha: Ulama Sudan, Penggagas Evolusi Syariah yang Dihukum Mati

Salah satu ulama dalam kajian nāsikh-mansūkh asal Sudan adalah yaitu Mahmoud Mohammed Ṭāhā. Tulisan tidak mengulas pemikirannya, melaikna sekedar mengenal biografi intelektual tokoh kontroversial asal Sudan ini. Dalam dunia akademik, Mahmoud Taha disebut sebagai pembaru hukum Islam. Ia dilahirkan di Rufa’ah, Sudan Tengah. Tidak jelas tahun kelahirannya, ada yang menyebut sekitar tahun 1909, sebagian mengatakan […]Read More

Hoax Pak Haedar Menjadi Mendikbud, Mengapa Muncul Lagi?

Dalam rentan tiga hari terahir ini, malalui pesan WhatsApp berseliweran isu reshuffle dan susunan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin yang baru. Menariknya dalam daftar nama tersebut memasukkan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Bapak Prof Dr Haedar Nashir, M.Si. Sikap saya tentu biasa dan tidak kaget. Sebagai orang yang belakangan ini bergelut di media dan informasi, saya pun menanggapinya […]Read More

Biografi Imam Syafi’i: Mufti Besar Sunni, Pendiri Madzhab Syafi’i

Imam Syafi’i – Umat Islam Indonesia tentu tidak asing dengan sosok Imam Syafii. Salah satu imam madzhab fikih yang menjadi rujukan terutama masyarakat Indonesia. Imam Syaf’i lebih dikenal sebagai sosok yang ahli fikih dibanding keilmuan lainnya, semisal tafsir. Ia adalah pendiri Madzhab Syafi’i. Mazhab ini cukup banyak dianut Islam di Indonesia, bahkan bisa dibilang mayoritas […]Read More

Varian Islam Jasser Auda: Tradisional, Modern, dan Postmodern

Dalam bukunya  yang berjudul Maqasid al-Syariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach, Jasser Auda membagi ada 3 (tiga) lapis kunci pintu untuk mengkaji pemikiran hukum Islam, yaitu era tradisional, era modern dan era postmodern. Pembagian itu dalam upaya untuk membuka pintu ijtihad kontemporer. Dengan membaca dan meneliti literatur yang melintasi  tiga zaman tersebut,  […]Read More

Abdul Karem Soroush: Penyempitan dan Perluasan Ilmu Agama

Masyarakat sering kali tak bisa membedakan apa itu agama dan wilayah pemahaman agama. Tak jarang mereka suka menyalah-nyalahkan pemahaman orang lain, bahkan tak segan-segan mengkafirkan. Lebih-lebih di era digital, manusia dapat berdebat dengan leluasa tentang agama. Meskipun tidak dengan rujukan primer. Akibatnya baru tahu sedikit dari internet sudah berani menyalah-nyalahkan bahkan menghujat pemahaman kelompok lain. […]Read More

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.