back to top
Minggu, Februari 15, 2026

KATEGORI

Riset

Agus Edy Santoso (4): Pengembaraannya Berakhir di Lazismu

Pada tahun 2015 setelah empat periode berkarir di lapangan politik yang landai-landai saja itu, saya kembali ke PP Muhammadiyah dan terpilih dalam Muktamar Muhammadiyah...

Agus Edy Santosa (2): Aktivis Pengagum Tokoh Kiri dan Penulis Kritis

Di samping menjadi mubaligh muda di FIAD, Agus Edy Santoso bersama saya merangkap kuliah di Fakultas Ushuluddin IAIN Yogyakarta (sekarang UIN Sunan Kalijaga—ed.) angkatan...

Kalau Mencari Kekuasaan Jangan di Muhammadiyah

Abu Nuwas, politisi abad pertengahan, mencari barang hilang di luar. Alasannya karena di dalam gelap. Jika ingin tahu praktik politik tinggi, berkhidmatlah di Muhammadiyah, bukan di...

Kiai Dahlan Tidak Niat Menjadi Modernis

Generasi Kiai Dahlan dan murid-muridnya adalah generasi yang dinamis, berijtihad memberi solusi atas apa yang terjadi dan mungkin terjadi di masa depan. Maka tak heran lahir...

Muhammadiyah Modern, NU Tradisional: Itu Kan Stempel Usang!

Tesis Deliar Noer mengenai model identitas keberislaman modern dan tradisional sesungguhnya punya konteks yang terbatas oleh ruang dan waktu. Saat itu, gelombang muslim yang...

Psikolog Klinis Under Cover: Kecil Bayarannya, Tapi Cepat Masuk Surga

Dulu, ada joke yang suka dilempar dosen psikologi yang membuat mahasiswa profesi tertawa-tawa. "Dari semua profesi psikolog, maka psikolog klinis adalah profesi yang paling...

Terbaru