back to top
Rabu, Februari 11, 2026

KATEGORI

Falsafah

Ortodoksi, Ortopraksi dan Heteredoksi (Bagian 3)

Oleh: Muhamad Rofiq Tulisan ini merupakan kelanjutan dari dua tulisan saya sebelumnya yaitu: https://ibtimes.id/antropologi-islam-pendekatan-talal-asad/ dan https://ibtimes.id/islam-sebagai-tradisi-diskursif-tawaran-konsep-talal-asad/. Kali ini saya akan bicara aspek lain yang perlu...

Antropologi Islam: Pendekatan Talal Asad (Bagian 1)

Muhamad Rofiq* Diskusi tentang bagaimana mengkonseptualisasikan Islam sebagai obyek penelitian (the object of inquiry) telah banyak menyita perhatian para pengkaji Islam dari luar (outsider). Pertanyaan...

Kritik Talal Asad Terhadap Sekulerisme

Oleh : Muhammad Rofiq*   Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan bahwa menurut Asad ada perbedaan antara “sekuler” dan “sekulerisme”. Sebagai sebuah cara berfikir dan kategori epistemik,...

Genealogi Sekuler Menurut Talal Asad

Oleh : Muhammad Rofiq*   Talal Asad mengamati bahwa teori-teori sekulerisasi selama ini umumnya berbicara tentang tiga hal, yaitu: fenomena kemunduran agama, privatisasi agama dari ruang...

Al-Ghazali, ‘Illat, dan Fleksibilitas Hukum

Oleh: Ilham Ibrahim   Al-Ghazali dan Relativitas Hukum Rasa-rasanya amat jarang sarjana Islam maupun santri tak mengenal al-Ghazali. Sejumlah kitab buah tangan al-Ghazali menjadi obyek kajian di...

Tiga Corak Keberagamaan: Manakah yang Mencerahkan?

“Beragama yang mencerahkan” menjadi tema yang diangkat oleh Muhammadiyah dalam sidang Tanwir yang diadakan di Bengkulu, 15-17 Februari 2019. Selain forum Muktamar, Tanwir merupakan...

Terbaru