Beranda Feature Journey Keterbatasan

Keterbatasan

Oleh: M Husnaini

Beruntung sekali manusia diciptakan Allah dengan segala keterbatasan. Kita, dengan demikian, tidak pernah dituntut harus mengurus semua perkara dalam hidup dan kehidupan ini. Ada lima matriks hukum Islam dari para ulama sebagaimana kita kenal selama ini, yaitu wajib, sunah, mubah, makruh, dan haram.

Apabila meminjam kelima kerangka itu, berarti ada perkara-perkara yang harus kita urus, ada yang sebaiknya kita urus, ada yang boleh kita urus atau kita biarkan, ada yang sebaiknya kita biarkan, dan terakhir adalah perkara-perkara yang harus kita biarkan. Manusia yang bijak biasanya paham di level mana dia berada.

Kekacauan di segala bidang kerap dipicu oleh hadirnya orang-orang yang tidak mampu berbuat banyak tetapi lagaknya seolah-olah mampu mengatasi segala persoalan umat. Yang parah dan ramai sekali bermunculan di era medsos sekarang adalah jenis manusia yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.

Kita punya ilmu dan iman. Untuk urusan yang bisa dijangkau, kita pakai ilmu. Tetapi, urusan yang tidak terjangkau dengan ilmu, kita gunakan iman. Contoh, jual nasi. Kita bisa mengurus nasi dan pelayanannya, tetapi bukan berapa lakunya. Lakunya berapa itu iman. Mengurus nasi dan warungnya itulah ilmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Hilman Latief: Lazismu, Nuzulul Quran dan Kepercayaan Bupati Bajo

Bajo-IBTimes.ID-Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, kali ini berkesempatan mengadakan lawatan ke Wajo Sulawesi Selatan. Hilman berangkat dari Yogyakarta pukul 22.00 WIB dan...

Yunahar Ilyas: 10 Karakter Orang Muhammadiyah

Surakarta-IBTimes.ID-Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta kali ini berkesempatan mendatangkan Prof. DR. Yunahar Ilyas sebagai pembicara dalam acara Refreshing Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta bertema...

Genealogi Sekuler Menurut Talal Asad

Oleh : Muhammad Rofiq*   Talal Asad mengamati bahwa teori-teori sekulerisasi selama ini umumnya berbicara tentang tiga hal, yaitu: fenomena kemunduran agama, privatisasi agama dari ruang...

Media Islam dan Patriarki: Dominasi Laki-laki Atas Perempuan

Oleh: Anisa Kurniarahman* Ketika berbicara mengenai saluran media Islam, tentu benak kita akan melayang pada ribuan konteks ceramah para Da’i dan ratusan postingan meme Islami...

Memahami Seruan Bapak Haedar Nashir

Oleh: A.S. Rosyid Pada hari Minggu (20/05, 17:43 Wib), akun Facebook Website Sang Pencerah mengunggah pernyataan Bapak Haedar Nashir, sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, yang...