Keterbatasan

 Keterbatasan

reviensmedia.com

Oleh: M Husnaini

Beruntung sekali manusia diciptakan Allah dengan segala keterbatasan. Kita, dengan demikian, tidak pernah dituntut harus mengurus semua perkara dalam hidup dan kehidupan ini. Ada lima matriks hukum Islam dari para ulama sebagaimana kita kenal selama ini, yaitu wajib, sunah, mubah, makruh, dan haram.

Apabila meminjam kelima kerangka itu, berarti ada perkara-perkara yang harus kita urus, ada yang sebaiknya kita urus, ada yang boleh kita urus atau kita biarkan, ada yang sebaiknya kita biarkan, dan terakhir adalah perkara-perkara yang harus kita biarkan. Manusia yang bijak biasanya paham di level mana dia berada.

Kekacauan di segala bidang kerap dipicu oleh hadirnya orang-orang yang tidak mampu berbuat banyak tetapi lagaknya seolah-olah mampu mengatasi segala persoalan umat. Yang parah dan ramai sekali bermunculan di era medsos sekarang adalah jenis manusia yang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.

Kita punya ilmu dan iman. Untuk urusan yang bisa dijangkau, kita pakai ilmu. Tetapi, urusan yang tidak terjangkau dengan ilmu, kita gunakan iman. Contoh, jual nasi. Kita bisa mengurus nasi dan pelayanannya, tetapi bukan berapa lakunya. Lakunya berapa itu iman. Mengurus nasi dan warungnya itulah ilmu.

Avatar

RedaksiIB

IBTimes.ID - Kanal Moderasi Islam

Related post

3 Comments

    Avatar
  • I just want to say I am just very new to weblog and actually savored you’re web site. Very likely I’m going to bookmark your site . You amazingly have outstanding articles and reviews. With thanks for sharing your webpage.

  • Avatar
  • I am really loving the theme/design of your web site. Do you ever run into any browser compatibility problems? A few of my blog readers have complained about my website not working correctly in Explorer but looks great in Chrome. Do you have any tips to help fix this issue?

  • Avatar
  • When I originally commented I clicked the -Alert me when brand-new remarks are included- checkbox as well as now each time a comment is included I get 4 e-mails with the same remark. Exists any way you can eliminate me from that solution? Thanks!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.