Ketum PBNU Said Aqil Siradj Diangkat Sebagai Komisaris Utama PT KAI
News

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Diangkat Sebagai Komisaris Utama PT KAI

1 Mins read

IBTimes.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj diangkat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Ia diangkat oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada hari ini, Rabu (3/3).

Selain Said Aqil Siradj, Erick juga mengangkat Rochadi sebagai Komisaris Independen, Diah Nataliza sebagai Komisaris, dan Chairul Anwar sebagai Komisaris.

Selain keempat nama baru itu, Komisaris KAI lama yang masih menjabat adalah Pungky Sumadi, Criss Kuntadi, dan Freddy Haris.

Pada saat yang sama, Erick Thohir juga memberhentikan Maqin U Norhadi dari Direktur Niaga. Sebelumnya, Maqin juga ditugaskan sebagai Plt Direktur Pengelolaan Sarana.

Reporter: Yusuf

Baca Juga  Bersama Lazismu, BPKH Resmikan Dapur Umum di Sulbar
Redaksi
218 posts

About author
IBTimes.ID - Cerdas Berislam. Media Islam Wasathiyah yang mencerahkan
Articles
Related posts
News

3 Program Utama Lazismu di Ramadhan 1442 H

2 Mins read
IBTimes.ID – Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah, di dalamnya terdapat energi positif untuk meningkatkan spiritual umat dalam melaksanakan berbagai kegiatan…
News

Diresmikan Benyamin Davnie, Kantor Layanan LazisMu Tangsel Siap Beroperasi

1 Mins read
Lazismu Berikan Sumbangsih yang Nyata IBTimes.ID, Tangerang Selatan – Sejak didirikan oleh PP Muhammadiyah tahun 2002, LAZISMU telah menjadi salah satu lembaga…
News

Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Menag Yaqut: Kita Lawan Teror

1 Mins read
IBTimes.ID, Makassar – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas hari ini bertolak ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk mengetahui langsung kondisi pasca ledakan…

Tinggalkan Balasan

Mari Kolaborasi
Mari Berkolaborasi bersama kami "IBTimes.ID - Cerdas Berislam" dan para kontributor lainnya untuk memproduksi narasi Islam yang mencerahkan.
Donasi dapat melalui Bank Mandiri 137-00-5556665-3 a.n Litera Cahaya Bangsa