Lima Komitmen Muslim Rahmatan lil 'Alamin - IBTimes.ID
Report

Lima Komitmen Muslim Rahmatan lil ‘Alamin

1 Mins read

IBTimes.ID – Islam adalah agama yang turun untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. Tidak hanya rahmat untuk orang Islam sendiri, namun juga umat non-muslim bahkan hewan dan tumbuhan yang ada di atas muka bumi. Menurut Ustadz Hamim Ilyas, ada lima komitmen yang harus dipenuhi oleh seorang muslim agar keislamannya menjadi rahmat bagi seluruh alam. Lima komitmen tersebut antara lain:

Allahu Ghayatuna

Allah adalah titik tolak dalam menjalani kehidupan. Untuk mencapai tujuan hidup, memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat (tujuan etis), mendapat ridha-Nya (tujuan spiritual) dan diterima-Nya ketika kami kembali kepada-Nya di akhirat (tujuan eskatologis).

Hal ini senada dengan salah satu doa yang sering diucapkan oleh umat Islam dalam Surat Al Baqoroh ayat 201, yaitu:

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Rasulullah Qudwatuna

Menurut Ustadz Hamim, Rasulullah adalah teladan umat Islam dalam menjalankan peran-peran sebagai hamba dan khalifah Allah untuk memakmurkan bumi. Cara memakmurkan bumi adalah dengan menyelenggarakan kehidupan berperadaban tinggi. Ini adalah makna dari meneladani nabi yang difirmankan Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 21. Ayat tersebut berbunyi:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah .”

Al-Qur’an Dusturuna

Ustadz Hamim berpendapat bahwa Al-Qur’an adalah undang-undang bagi umat Islam yang menunjukkan kepada shirat mustaqim menuju keadaan baik (ni’mah) dalam semua bidang kehidupan. Al-Quran adalah petunjuk sebagaimana dijelaskan oleh ayat-ayat di Al-Quran itu sendiri.

Baca Juga  Setelah Ijtimak Jamaah Tabligh Kasus Corona di Malaysia Meningkat Drastis

Aljihadu Sabiluna

Jihad adalah jalan perjuangan umat Islam. Perjuangan mewujudkan keunggulan pribadi, umat, masyarakat, bangsa dan negara sehingga terwujud baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Jihad untuk meninggikan kalimat Allah adalah jihad yang mewujudkan keunggulan peradaban.

Al-Anfa’u Linnasi Asna Amanina

Memberi mafaat sebanyak-banyaknya kepada sebanyak mungkin orang, imbuh Ustadz Hamim, adalah cita-cita seorang muslim yang tertinggi dengan meraih prestasi setinggi mungkin dalam mewujudkan hayah thayyibah (hidup baik). Adapun parameter hidup baik adalah sejahtera sesejahtera-sejahteranya, damai sedamai-damainya dan bahagia sebahagia-bahagianya).

Ini adalah makna dari hadis yang berbunyi khoirun nas anfa’uhum linnas (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.)

“Lima komitmen itu menjadi kredo gerakan-gerakan Islam kontemporer. FPI menyebutnya sebagai semboyan. No 1- 4 kalimatnya sama, tapi maknanya berbeda. Gerakan-gerakan Islam memberi makna ideologis, saya memberi makna peradaban. No 5 kalimatnya beda. Saya berharap pemaknaan saya bisa membuat sadar bahwa ada makna lain yang harus direnungkan,” tutup Ustadz Hamim.

Reporter: Yusuf

Redaksi
185 posts

About author
IBTimes.ID - Cerdas Berislam. Media Islam Wasathiyah yang mencerahkan
Articles
Related posts
Report

Investigasi: Kegiatan Bawah Tanah Eks HTI di UNESA Pasca Pembubaran

4 Mins read
Masuknya era reformasi pada tahun 1998 ternyata membuat organisasi masyarakat (Ormas) Islam semakin bangkit untuk muncul ke permukaan dengan lebih terbuka. Pada…
Report

Haedar Nashir: Duka Cita untuk Jalaluddin Rakhmat

1 Mins read
IBTimes.ID – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Cendekiawan Muslim, Dr H Jalaluddin Rakhmat, M.Sc., pada hari Senin…
Report

Kang Jalal, Ulama Syiah Indonesia Wafat

1 Mins read
IBTimes.ID -Cendekiawan Muslim Jalaluddin Rakhmat (71 tahun) dilaporkan wafat di Rumah Sakit Santosa Internasional Bandung pada Senin (15/2) pukul 15.45 WIB. dilansir…

Tinggalkan Balasan

Mari Kolaborasi
Mari Berkolaborasi bersama kami "IBTimes.ID - Cerdas Berislam" dan para kontributor lainnya untuk memproduksi narasi Islam yang mencerahkan.
Donasi dapat melalui Bank Mandiri 137-00-5556665-3 a.n Litera Cahaya Bangsa