back to top
Jumat, April 10, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Mengapa Pelajar SMK sampai Aksi Turun ke Jalan?

Oleh : Nashir Efendi   Menganggap anak SMK/STM tidak punya kapasitas pemahaman tentang politik sama saja merendahkan kualitas sistem pendidikan Indonesia. Banyak yang mempermasalahkan anak STM...

Membentengi Muhammadiyah dari Paham Salafi

Akhir-akhir ini muncul kegelisahan terkait paham “salafi” yang semakin diminati di kalangan warga Muhammadiyah. Penulis sengaja memberi tanda kutip mengingat pada kenyataannya paham salafi...

Karena Muallimin Selalu Ada di Sepanjang Hidupku

Oleh: Muhammad Ilham*   Duduk sendirian aku di pojokan taman mungil apartemen di Ourcq, pinggiran Paris. Hanya secangkir kopi yang kuambil dari lobi apartemen yang menemani...

Konsep Pesantren Muhammadiyah

Oleh Mu’arif RUU Pesantren akhirnya disahkan di tengah gejolak demonstrasi para mahasiswa yang mulai sadar dari tidur panjang. Setelah melewati beberapa kajian akademik maupun publik....

Konten Viral Anak Kandung Post-Truth

Oleh: Ulul Azmi Syafira*   Konten viral dapat disebut sebagai anak kandung post-truth. Lalu, mengapa viral dikaitkan dengan post-truth? Irisan antara viralitas dan fenomena post-truth adalah pada...

Kembalinya Mahasiswa sebagai Kekuatan Politik

Oleh: Wahyudi Akmaliah   Mobilisasi massa dalam aksi 212 menunjukkan bahwasanya dengan menggunakan sentimen agama, jauh lebih mudah untuk menggerakkan dan mengumpulkan orang. Mobilisasi membuat para...

Latest news

- Advertisement -spot_img