back to top
Sabtu, Maret 14, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Restorasi Makna Keislaman (1): Membangun Kultur Islam Wasathiyah

Islam tidak cukup hanya dipahami pada pengertian yang sempit. Akan tetapi, harus dikembangkan restorasi makna keislaman pada pemahaman yang lebih subtansial dan esensial. Keislaman...

Buya Syafii, Pak Amien, dan Syi’ah

Tren pemikiran tahun 90an berbeda dengan sekarang, khususnya sikap terhadap syi'ah. Sekarang kita bisa lihat sendiri. Ada tokoh syiah meninggal, tak sedikit warganet yang...

Benar, Din Syamsuddin Memang “Radikal yang Sejati”!

Baru-baru ini Prof. Din Syamsuddin dilaporkan oleh sebuah kelompok yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB). Mereka melaporkan Prof. Din...

Mu’ti: Tuduhan Pak Din Radikal itu Salah Alamat

Belakangan ada pihak tertentu yang melaporkan Pak Din Syamsudin ke KASN dengan tuduhan Pak Din sebagai tokoh radikal. Menyikapi hal tersebut, Abdul Mu'ti, Sekretaris...

Hilman Latief: Fatwa Zakat Tidak Progresif, Tapi Gerakannya Progresif

IBTimes.ID - Dalam proses penulisan buku Fatwa-Fatwa Filantropi Islam di Indonesia, Hilman Latief mengaku membaca ratusan fatwa, dari fatwa NU tahun 1926 hingga tahun...

Perjumpaan dengan Kaum Pembaharu Muslim

Pada 1980-1990-an, Bapak dan Ibu saya, seorang guru PNS dan aktifis Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di desa, berlangganan sejumlah majalah kaum pembaharu, reformis dan modernis...

Latest news

- Advertisement -spot_img