back to top
Kamis, April 9, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Sama-sama Memakai Rukyat, Mengapa Awal Syawal 1445 H di Belahan Dunia Berbeda?

Penentuan awal Syawal 1445 H di belahan dunia menjadi diskusi menarik di berbagai media. Di Indonesia, berkembang beragam metode untuk mengawali dan mengakhiri Ramadan....

Madzahibut Tafsir: Meneliti Madzhab Tafsir dari Klasik hingga Kontemporer

Prof. Abdul Mustaqim menulis buku berjudul “Madzahibut Tafsir, Peta Metodologi Penafsiran Al-Qur’an Periode Klasik Hingga Modern”. Buku ini terbit cetakan pertama pada Februari 2003....

Mengapa Narasi Anti Syiah Masih Ada di Indonesia?

Akhir-akhir ini kata Syiah tidak hanya menjadi stigma, melainkan menjadi imajinasi tindakan untuk membenci dan melakukan persekusi. Di sini, Syiah seolah-olah memiliki keterhubungan yang sama dengan Ahmadiyah dan PKI. Disamakan...

Hisab ma’a al-Jami’iyyin: Tanggung Jawab Akademisi Muslim dalam Pandangan Al-Faruqi

Prof. Dr. Ismail Raji Al-Faruqi merupakan guru besar studi Islam di Temple University, Amerika Serikat. Beliau dikenal sebagai cendekiawan muslim dengan ide-idenya seputar proyek...

Hadis Daif: Haruskah Ditolak Mentah-mentah?

Dalam diskursus kajian hadis, masalah autentisitas selalu jadi perhatian utama. Bagaimana tidak, dalam konstruksi hukum Islam sendiri menempatkan hadis pada posisi yang tinggi, kedua...

Pasang Surut Politik Islam dalam Gelanggang Sejarah Bangsa Indonesia

Islam sebagai sumber moralitas dan idealitas tidak mungkin dipisahkan dari wawasan kekuasaan. Kekuasaan tanpa didasari moralitas hanya akan melahirkan banalitas sebagaimana yang kita amati...

Latest news

- Advertisement -spot_img