back to top
Sabtu, April 11, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Mana yang Bahaya: Liberal atau Salafi?

Oleh: Nubani Yusuf*   "Tradisi berpikir liberal dan puritan ada dalam diri Kyai Dahlan" Dalam buku Muhammadiyah di Penghujung Abad 20, kumpulan makalah menjelang Muktamar Solo, ketika...

Benarkah Iman Hilang Ketika Belajar Filsafat?

IBTimes.ID - Pada suatu kelas mata kuliah Filsafat Islam, nampak sebagian mahasiswa antusisas untuk mengikutinya. Namun, tidak dengan sebagian mahasiswa yang sejak awal terlihat...

Nostalgia 1998, Akankah Mahasiswa (Kembali) Menang?

Oleh: Achmad Santoso* Sudah dua dekade berlalu sejak aksi demonstrasi mahasiswa mengutuk rezim Orde Baru 1998. Kala itu, ribuan mahasiswa tumplek bleg di Jakarta, terutama...

Pilkades dan Masa Depan Demokrasi

Oleh: Dafrin Muksin Desa merupakan tempat yang paling baik untuk melakukan perubahan, yakni dengan mempraktekan nilai-nilai demokrasi. Bagaimana desa menciptakan kesetaraan, kebebasan dan solidaritas di...

Mengapa Takut Dengan Salafi?

Oleh: Ahmad Z. El-Hamdi* Ketika membaca tulisan saya yang mempertanyakan kemana saja NU dan Muhammadiyah saat Salafi merajalela, seorang kolega bertanya “mengapa takut Salafi?”. Jika...

Memahami Gerakan Mahasiswa 2019 Melalui Ananda Badudu

Pertanyaan klise, tapi tetap penting diajukan adalah: mengapa Ananda Badudu ikut terlibat dalam aksi demonstrasi bersama mahasiswa? Padahal ia adalah musisi indie yang bisa...

Latest news

- Advertisement -spot_img