back to top
Rabu, Oktober 14, 2026

Wamen Viva Yoga Dukung Balai Transmigrasi Denpasar Jadi Etalase Global

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendukung rencana pengembangan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Denpasar, Bali, menjadi etalase global. Pengembangan tersebut diarahkan untuk menyesuaikan fasilitas balai dengan dinamika lingkungan sekaligus memperkuat perannya dalam pelatihan, pemberdayaan masyarakat, dan penelitian ketransmigrasian.

Dukungan itu disampaikan Viva Yoga saat melakukan kunjungan kerja ke BPPMT Denpasar di Seminyak, Badung, Bali, Selasa (6/10/2026). Kedatangannya disambut Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Qufal Umaternate, Kepala BPPMT Denpasar Efi Surmaliningsih, serta jajaran pegawai.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya meninjau perkembangan balai, termasuk pelaksanaan tugas dan fungsi serta rencana pengembangan fasilitas yang telah digunakan sejak 1985.

Berada di Kawasan Wisata Internasional

Dalam kunjungan itu, Viva Yoga menerima pemaparan mengenai rencana pengembangan gedung dan kompleks BPPMT Denpasar. Pengembangan dinilai diperlukan untuk menyesuaikan kondisi fasilitas dengan perkembangan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Letak balai di kawasan Seminyak, Badung, yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata internasional, dinilai memberikan peluang untuk memperluas peran dan memperkuat visibilitas lembaga. Balai tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi etalase global yang merepresentasikan program dan pengembangan transmigrasi Indonesia.

Untuk mendukung rencana itu, fasilitas gedung dan kawasan balai akan dikembangkan secara bertahap. Meski demikian, modernisasi kawasan tidak dimaksudkan untuk menghilangkan fungsi utama yang selama ini dijalankan.

Baca Juga:  Gus Dur di Mata Para Pemikir dan Tokoh Agama

BPPMT Denpasar tetap mempertahankan keberadaan lahan percontohan atau demplot, fasilitas pelatihan, serta lahan penelitian ketransmigrasian. Dengan demikian, pengembangan fisik diharapkan berjalan seiring dengan penguatan fungsi kelembagaan.

Viva Yoga Dukung Pengembangan Balai

Setelah mendengarkan pemaparan mengenai rencana tersebut, Viva Yoga menyatakan dukungannya terhadap pengembangan BPPMT Denpasar.

“Rencana yang bagus dan kita dukung,” ujarnya.

Menurut Viva Yoga, balai di Denpasar memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan program transmigrasi. Selain Denpasar, Kementerian Transmigrasi juga memiliki balai di Pekanbaru, Banjarmasin, dan Yogyakarta.

Keberadaan balai-balai tersebut menjadi bagian dari dukungan kelembagaan terhadap penyelenggaraan program transmigrasi, termasuk melalui pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

Pengembangan BPPMT Denpasar karena itu tidak hanya berkaitan dengan pembaruan gedung, tetapi juga dengan upaya menjaga relevansi fungsi balai di tengah perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan tempat lembaga tersebut berada.

Minat Transmigrasi Warga Bali Masih Ada

Viva Yoga juga menilai BPPMT Denpasar masih menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Salah satu indikasinya adalah masih adanya warga Bali yang berminat mengikuti program transmigrasi, termasuk masyarakat dari Kabupaten Gianyar dan Buleleng.

Ia menyebutkan bahwa pemberangkatan transmigran dari Bali terakhir dilakukan pada 2019. “Kita memberangkatkan transmigran dari Bali terakhir pada tahun 2019,” ujarnya.

Informasi tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai pengembangan balai tetap berkaitan dengan pelaksanaan fungsi utama transmigrasi. Selain menyiapkan fasilitas yang lebih representatif, balai diharapkan terus mendukung kebutuhan pelatihan, pemberdayaan, dan penelitian yang berkaitan dengan penyelenggaraan program transmigrasi.

Baca Juga:  Biyanto Menjadi Guru Besar Filsafat

Ke depan, pengembangan BPPMT Denpasar direncanakan berlangsung secara bertahap dengan tetap menjaga fungsi yang telah berjalan. Dukungan terhadap rencana tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penataan kawasan balai agar lebih adaptif terhadap perkembangan lingkungan tanpa meninggalkan mandat kelembagaannya.

Editor: Anas Nashuha

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru