IBTimes.ID – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menjadi sorotan setelah hasil riset kampus tersebut dinilai memiliki tingkat kemanfaatan yang tinggi bagi masyarakat. Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, dalam agenda Syawalan Keluarga Besar UAD yang digelar di Masjid Islamic Center UAD, Banguntapan, Bantul.
“Kita dapat lagi berita yang menggembirakan, salah satu perguruan tinggi yang banyak dimanfaatkan hasil risetnya adalah Universitas Ahmad Dahlan,” kata Irwan Akib.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi energi positif bagi seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) untuk terus memperkuat budaya fastabiqul khairat. Terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang memberi manfaat luas.
Irwan menilai, keberhasilan riset UAD menunjukkan bagaimana kampus mampu menerjemahkan fungsi tridarma secara lebih konkret. Tidak hanya menghasilkan publikasi akademik, hasil penelitian juga terbukti relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Prestasi-prestasi ini terus kita gelorakan, termasuk tentunya prestasi dari adik-adik mahasiswa yang senantiasa memberikan dampak terhadap pengembangan UAD,” imbuhnya.
Disiplin dan Target Penguatan Prestasi UAD
Di sisi lain, Rektor UAD Muchlas menegaskan bahwa keberhasilan kampus mempertahankan prestasi tidak lepas dari budaya disiplin yang dijaga secara konsisten dari level pimpinan hingga seluruh lini organisasi.
Menurutnya, kepemimpinan yang memberi teladan menjadi faktor penting dalam menjaga ritme kemajuan kampus. Karena itu, UAD diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi PTMA lain dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan berdampak.
Muchlas juga menyoroti tren peningkatan minat calon mahasiswa baru. Pada periode ini, sekitar 4.500 mahasiswa memilih UAD sebagai tempat studi. Untuk tahun ajaran berikutnya, kampus menargetkan kenaikan signifikan hingga mencapai 7.000 mahasiswa baru.
Selain fokus pada akademik dan pertumbuhan institusi, UAD juga memberikan penghargaan kepada civitas akademika melalui program pemberangkatan umrah. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi sekaligus penguatan spiritual kampus.
Muchlas menitipkan pesan khusus kepada para jemaah agar turut mendoakan UAD selama berada di Tanah Suci, agar kampus terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas.
Capaian riset yang berdampak langsung bagi masyarakat menjadi penanda bahwa UAD semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu PTMA unggulan. Lebih dari sekadar prestasi internal, keberhasilan ini juga mempertegas peran kampus dalam mendorong kemajuan sosial melalui inovasi berbasis ilmu.
(NS)



