back to top
Rabu, Juli 15, 2026

Sekolah Muhammadiyah Tembus 1 Juta Siswa, Bukti Kepercayaan Publik Terus Menguat

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Sekolah Muhammadiyah semakin memperlihatkan posisinya sebagai salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia dalam memperoleh layanan pendidikan berkualitas. Kepercayaan publik terhadap Sekolah Muhammadiyah terus meningkat, ditandai dengan jumlah peserta didik yang kini telah melampaui satu juta siswa.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, pembentukan karakter, dan nilai-nilai keislaman semakin mendapat tempat di hati masyarakat.

Data tersebut disampaikan Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, dalam siaran langsung Ketum PP Muhammadiyah Menyapa bertajuk Gembira, Berkarya menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Menurut Didik, pada tahun ajaran 2025/2026 jumlah peserta didik di sekolah dan madrasah Muhammadiyah-‘Aisyiyah meningkat hampir dua persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan tersebut, jumlah siswa kini mencapai sekitar 1.070.000 orang dan diperkirakan terus bertambah pada tahun ajaran baru.

“Dalam kesempatan ini kami ingin melaporkan bahwa dari tahun ke tahun jumlah murid Muhammadiyah mengalami kenaikan. Tahun 2025-2026 kemarin mengalami kenaikan hampir 2 persen, sehingga total jumlah murid kita ada 1.070.000. InsyaAllah tahun ini juga mengalami peningkatan berdasarkan laporan wilayah yang masuk kepada kami,” ujarnya.

Bukan Sekadar Bertambah, Mutunya Juga Terus Meningkat

Didik menilai pertumbuhan jumlah siswa tidak terjadi begitu saja. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama kepala sekolah, guru, pengelola amal usaha pendidikan, serta seluruh unsur Persyarikatan yang terus memperkuat kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah.

Baca Juga:  Tangis Haru di NTT: Kisah Siswa Warnai Peresmian Renovasi Sekolah oleh Mendikdasmen

Ia menyebut sejumlah wilayah seperti Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Lampung, Depok, dan Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil membalikkan tren penurunan menjadi pertumbuhan peserta didik yang signifikan. Hal serupa juga terjadi di Jawa Tengah, Jambi, Malang, hingga Kotawaringin Timur.

Bahkan, terdapat daerah yang sebelumnya hanya memiliki sekitar 2.500 peserta didik pada 2023, kini meningkat menjadi sekitar 6.500 siswa. Ada pula wilayah yang bertambah dari sekitar 500 menjadi 626 peserta didik dalam dua tahun terakhir.

“Jadi banyak sekali perkembangan yang sangat positif. Tentu ini tidak lepas dari teman-teman mantan kepala sekolah, mantan pengurus, dan juga kepala sekolah yang sudah berhasil membesarkan amal usahanya. Kami juga setiap tahun mengirimkan tim ke lapangan untuk memberikan penguatan kepada mereka,” ungkapnya.

Selain pertumbuhan jumlah siswa, Sekolah Muhammadiyah juga menunjukkan peningkatan kualitas akademik. Tahun 2026, sebanyak 370 siswa berhasil lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten dan akan melanjutkan kompetisi ke jenjang berikutnya.

Muhammadiyah juga terus memperkuat ekosistem pendidikan melalui Program MIPA yang kini telah diterapkan di 102 Sekolah Muhammadiyah. Program tersebut diproyeksikan menjadi salah satu instrumen melahirkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Di bidang internasionalisasi, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah mengembangkan Training Center Pusat Bahasa dan akan menggelar bimbingan teknis Program MIPA Bilingual pada 2026. Langkah tersebut diarahkan agar lulusan Sekolah Muhammadiyah memiliki kompetensi global sekaligus mampu melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi luar negeri.

Baca Juga:  Sekolah Muhammadiyah, Sekolah Sehat Nasional

“Karena itu kami berupaya agar anak-anak lulusan sekolah Muhammadiyah dan MA Muhammadiyah bisa mengambil porsi anak-anak kita yang bisa berkuliah di luar negeri, sekaligus sebagai upaya dakwah kita untuk mensyiarkan ajaran pendidikan Muhammadiyah ke seluruh dunia,” pungkas Didik.

Pertumbuhan jumlah peserta didik yang melampaui satu juta siswa menjadi indikator bahwa Sekolah Muhammadiyah tidak hanya berkembang dari sisi kuantitas, tetapi juga semakin dipercaya karena konsisten meningkatkan mutu, inovasi pembelajaran, prestasi akademik, dan daya saing global. (NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru