back to top
Rabu, Mei 6, 2026

Tangis Haru di NTT: Kisah Siswa Warnai Peresmian Renovasi Sekolah oleh Mendikdasmen

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Suasana haru menyelimuti peresmian program revitalisasi satuan pendidikan di Kupang, Selasa (5/5/2026), ketika seorang siswa dari Alor membacakan surat menyentuh untuk Presiden Prabowo Subianto. 

Momen tersebut menjadi pembuka acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

Dilansir dari Teropong News, Verona Keren Balol, siswi SMAN 3 Kalabahi, Kabupaten Alor, yang berhasil mengundang emosi para hadirin. Dalam suratnya, ia menceritakan perubahan besar sekolahnya, dari bangunan sederhana berdinding pelepah lontar dan beratap seng, menjadi gedung kokoh yang aman dan nyaman untuk belajar.

Peresmian yang dipusatkan di SMA Negeri 9 Kota Kupang ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Timur melalui revitalisasi fisik dan digitalisasi sekolah.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Melkiades Laka Lena menyoroti pentingnya pendekatan emosional dalam menyampaikan pesan pendidikan. 

Ia bahkan berkelakar soal “surat berbau bawang”. Istilah untuk tulisan yang mampu menyentuh hati.

“Cerita seperti tadi lebih mengena daripada pidato panjang. Surat, puisi, dan karya seni bisa sampai ke hati,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap NTT. Pada tahun sebelumnya, puluhan sekolah di jenjang SMA, SMK, dan SLB telah menerima bantuan revitalisasi. Tahun ini, usulan bantuan bahkan meningkat hingga tiga sampai empat kali lipat.

Sementara itu, Menteri Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa pada 2025 pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp589 miliar untuk 576 satuan pendidikan di NTT. 

Baca Juga:  TK ABA Semesta Sleman Disiapkan Jadi Ikon PAUD Berkemajuan dan Inklusif

Rinciannya meliputi 43 PAUD, 234 SD, 174 SMP, serta 44 SMA/SMK, ditambah satuan pendidikan lainnya.

Untuk wilayah Kupang, alokasi anggaran mencapai sekitar Rp19,3 miliar untuk 18 sekolah di Kota Kupang dan Rp26 miliar untuk 27 sekolah di Kabupaten Kupang. 

Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran lanjutan sebesar Rp225 miliar untuk 474 sekolah pada 2026.

Tak hanya pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi pendidikan melalui distribusi ribuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP). 

Secara nasional, sebanyak 8.907 unit telah disalurkan dengan nilai mencapai Rp292,6 miliar, termasuk ratusan unit untuk NTT.

“Bantuan ini diharapkan meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045,” kata Mu’ti.

Ia menekankan pentingnya penguatan pembelajaran berbasis STEM dan STEAM, yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, matematika, dan seni sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Selain itu, Mu’ti juga mengingatkan pentingnya membangun tiga aspek utama dalam pendidikan, yakni mindset maju, mental kuat, dan karakter tangguh. 

Menurutnya, generasi muda harus menjadi pribadi yang cerdas, tangkas, dan kreatif, bukan generasi yang mudah menyerah.

Di akhir acara, suasana kembali hangat saat Menteri Mu’ti membagikan door prize berupa sepeda kepada lima siswa, termasuk dirigen lagu Indonesia Raya dan siswa yang mampu menjawab pertanyaan tentang nilai kebangsaan.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri Wali Kota Kupang Christian Widodo, Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, serta jajaran pejabat Kementerian Pendidikan dan para kepala sekolah dari berbagai kabupaten di NTT.

Baca Juga:  Mendikdasmen Harapkan Siswa Sekolah Garuda Miliki Jiwa Kepemimpinan

Melalui program ini, pemerintah berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang aman, nyaman, dan mampu membentuk generasi unggul dari wilayah timur Indonesia.

(FI)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru