back to top
Senin, Oktober 12, 2026

PCIM Britania Raya dan Irlandia Silaturahmi dengan Klub Suporter Muslim Manchester United di Old Trafford

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia bersilaturahmi dengan Manchester United Muslim Supporters’ Club (MUMSC), klub suporter Muslim resmi yang diakui oleh Manchester United, di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertepatan dengan hari pertandingan Manchester United melawan Tottenham.

Pertemuan yang bertepatan dengan pertandingan Manchester United melawan Tottenham itu menjadi kesempatan bagi kedua komunitas untuk saling mengenal.

Melalui pertemuan dengan suporter Muslim Manchester United, PCIM Britania Raya dan Irlandia berupaya memperluas jejaring sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat Muslim dalam kehidupan publik di Inggris.

Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, hadir bersama Sekretaris Majelis Pustaka, Informasi, dan Komunikasi PCIM Britania Raya dan Irlandia, Farisah Amanda, serta empat warga Muhammadiyah lainnya. Rombongan disambut langsung oleh Ketua MUMSC, Asif Mahmud.

MUMSC merupakan klub suporter Muslim yang mendapat pengakuan resmi dari Manchester United pada Agustus 2024. Komunitas ini menjadi klub suporter Muslim pertama dalam jaringan resmi klub tersebut di seluruh dunia.

Keberadaan MUMSC menunjukkan bagaimana kecintaan terhadap sepak bola dapat menjadi pintu masuk bagi aktivitas keagamaan dan kemanusiaan. Komunitas ini antara lain menyelenggarakan buka puasa bersama di Old Trafford serta mengumpulkan jaket musim dingin bagi warga yang membutuhkan.

Multi-Faith Room dan Ruang Inklusivitas di Stadion

Dalam kunjungan tersebut, rombongan PCIM Britania Raya dan Irlandia diajak melihat Multi-Faith Room di kawasan Old Trafford. Ruangan yang dihadirkan dengan dukungan klub suporter Muslim yang diakui Manchester United itu terbuka bagi pemeluk berbagai agama, termasuk suporter Muslim yang ingin menunaikan salat saat hari pertandingan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Bertolak ke Mesir, Hadiri KTT Soal Gaza

Ince mengapresiasi keberadaan fasilitas tersebut sebagai bentuk penerimaan terhadap kebutuhan spiritual masyarakat di ruang publik.

“Kami disambut dengan hangat. Sangat menginspirasi melihat ada ruang untuk beribadah di salah satu stadion sepak bola paling terkenal di dunia. Ini menunjukkan bahwa komunitas Muslim dapat berkontribusi positif bagi kehidupan publik di Inggris,” ujar Ince.

Memperluas Jejaring Komunitas Muslim

Sementara itu, Farisah melihat solidaritas komunitas suporter dari perspektif pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, jejaring sosial yang terbentuk di antara para suporter memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi gerakan sosial yang bermanfaat.

“Komunitas suporter ternyata bisa menjadi kekuatan sosial yang nyata. Dari sudut pandang ekonomi syariah, solidaritas seperti ini adalah modal penting untuk memberdayakan masyarakat,” tuturnya.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya PCIM Britania Raya dan Irlandia membangun hubungan dengan komunitas Muslim setempat. Pertemuan dengan suporter Muslim Manchester United tersebut juga membuka peluang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial ke depan.

Muhammadiyah diharapkan dapat terus mengambil peran dalam memperkuat solidaritas, inklusivitas, dan pemberdayaan masyarakat Muslim di Inggris. (NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru