Abdul Mu'ti: Warga Muhammadiyah Hendaknya Tidak Mengikuti Aksi 22 Mei 2019 - IBTimes.ID
News

Abdul Mu’ti: Warga Muhammadiyah Hendaknya Tidak Mengikuti Aksi 22 Mei 2019

1 Mins read

Abdul Mu’ti

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pernyataan terkait dengan adanya rencana aksi oleh sekelompok massa pada 22 Mei 2019

  1. Menyampaikan pendapat secara lisan dan tulisan adalah hak warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar. Sepanjang dilaksanakan sesuai dengan undang-undang, aksi massa merupakan wujud partisipasi publik dalam demokrasi yang harus dihormati.
  2. Penyelenggara Pemilu hendaknya tetap bekerja profesional sesuai dengan undang-undang. Sebagai lembaga negara yang mandiri, KPU dan Bawaslu harus tetap independen dan adil, tidak boleh tunduk oleh tekanan siapapun, kelompok, dan lembaga manapun, baik Pemerintah, partai politik, maupun aksi-aksi massa.
  3. Kepada segenap warga bangsa sudah seharusnya berusaha menjadi warga negara yang baik, mematuhi hukum, dan perundang-undangan. Khusus kepada para elit, hendaknya bisa menjadi teladan bagaimana berbangsa dan bernegara yang sebaik-baiknya dengan tidak memperalat rakyat untuk meraih kekuasaan, jabatan, serta kepentingan pribadi dan golongan.
  4. Kepada partai politik, para calon legislatif, dan calon presiden-wakil presiden beserta para pendukungnya, agar dapat berjiwa besar, legawa, arif, dan bijaksana menerima hasil-hasil Pemilu sebagai sebuah kenyataan dan konsekwensi dari kehendak rakyat Indonesia. Apabila terdapat keberatan terhadap hasil Pemilu hendaknya menempuh jalur hukum dan undang-undang dengan tetap mengedepankan dan mengutamakan persatuan dan kerukunan bangsa.
  5. Kepada aparatur keamanan hendaknya bekerja profesional untuk menjaga keamanan masyarakat, bangsa, dan negara dengan tidak bertindak represif dan pre-emptif dengan mengutamakan pendekatan persuasif dan menghindari cara-cara militeristik agar terhindarkan dari bentrokan fisik dan jatuhnya korban jiwa.
  6. Semua pihak, terutama para tokoh dan pemimpin bangsa untuk duduk bersama dengan pikiran yang jernih dan hati yang bersih melaksanakan musyawarah untuk menemukan solusi terbaik bagi bangsa dan negara. Harus ada jalan keluar terbaik yang bisa diterima semua pihak bukan zero sum game.
  7. Kepada warga Persyarikatan Muhammadiyah hendaknya bisa menjadi warga negara yang santun, taat hukum, dan mengikuti khittah dan kepribadian Muhammadiyah. Sesuai dengan point ketiga Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup (MKCH), Muhammadiyah mematuhi hukum yang berlaku di NKRI, warga Persyarikatan hendaknya tidak mengikuti hiruk pikuk aksi massa 22 Mei. Warga Muhammadiyah hendaknya menerima apapun hasil Pemilu dan siapapun yang terpilih sebagai Presiden-wakil presiden dengan tetap berdasarkan tuntunan amar ma’ruf nahi munkar sesuai paham Muhammadiyah. [YFR]
Baca Juga  Mu’ti: Krisis Ulama, Muhammadiyah Butuh Tiga Jenis Kader
Avatar
1023 posts

About author
IBTimes.ID - Kanal Moderasi Islam. Sebuah media online yang berprinsip pada wasathiyah Islam dengan memadukan doktrin keislaman, perkembangan sains mutakhir, dan nilai keindonesiaan.
Articles
Related posts
News

Joe Biden Cabut Larangan Masuk dari Negara Muslim ke AS

1 Mins read
IBTimes.ID – Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden akan mencabut larangan masuk AS untuk beberapa negara muslim. Ia akan menanda tangani beberapa perintah eksekutif…
News

Mugeb School Gelar Workshop TVMu Stasiun Mugeb

2 Mins read
IBTimes.ID – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Gresik Kota Baru (GKB) Gresik mengundang Drs Makroen Sanjaya MSos, Direktur TVMu Pimpinan Pusat (PP)…
News

BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Sinovac, Berapa Tingkat Keampuhannya?

1 Mins read
IBTimes.ID – Setelah 10 bulan terjadi, pandemi COVID-19 masih menjangkiti dunia. Karenanya, vaksin COVID-19 diharapkan menjadi awal dari penurunan penularan hingga pandemi…

Tinggalkan Balasan