Avatar

Muhamad Ali

Associate Professor, Jurusan Kajian Agama, Direktur Program Studi Timur Tengah dan Islam, University of California, Riverside.

Mengapa Kita Muslim, Mereka Bukan?

Mereka Katolik, yang lain Protestan, yang lain lagi Hindu, dan macam-macam lagi – di Indonesia, di dunia saat ini. Hampir tidak pernah kita bertanya dan merenung mengapa saya Muslim, mengapa Anda Muslim, mengapa teman kita, bukan Muslim. Banyak studi menjelaskan mengapa sebagian besar manusia di dunia dulu dan sekarang beragama. Tapi belum banyak studi mengkaji […]Read More

Ramadan di Amerika pada Masa Pandemi

Seperti juga di Indonesia dan berbagai belahan dunia lain, Ramadan di Amerika, sangatlah berbeda. Hari ini hari ke-12 Ramadan. Sekitar lima sampai sepuluh juta lebih Muslim di Amerika, yang berasal dari berbagai bangsa, ras, dan negara di dunia, termasuk warga Muslim kulit putih, melaksanakan ibadah Ramadan. Hampir seluruhnya di rumah, kecuali sebagian kita Muslim yang […]Read More

Ulama dan Pandemik Covid-19: Mengapa Dominan Fikih daripada Sains?

Hampir satu bulan krisis global Covid-19 dan umat Islam di berbagai dunia pada umumnya merespons krisis wabah ini hanya dengan respons keagamaan, seperti fatwa-fatwa bagaimana sholat atau ibadah mahdhah lainnya sah atau tidak sah dilakukan. Sedangkan respons ilmiah dan teknologi didominasi saintis dan teknokrat yang mayoritasnya disebut “non-Muslim.” Ada sesuatu yang sangat kurang di dunia […]Read More

Jangan Ikuti Agamawan dan Penguasa yang Salah Menyikapi Wabah Penyakit

Tabligh Akbar, Istigoshah, Qunut Nazilah berjamaah, Sholat Jumat, juga Kebaktian, Upacara keagamaan apapun, atau bukan keagamaan, dengan berkumpul dan kontak berdekatan dengan orang yang terkena (meskipun tanpa gejala), tetap saja bisa menyebarkan wabah penyakit ini. Jangan ikuti ustadz, ulama, pendeta, biksu, atau pemimpin agama yang menggunakan dalil agama seolah-olah penyakit bisa terhindar hanya dengan do’a […]Read More

Mengucap Salam kepada Non-Muslim (3): Apakah Bid’ah Menurut Hadis?

Oleh: Muhamad Ali Sesama Muslim, ada adab dalam hadis-hadis untuk tidak menjawab salam ketika dalam kamar kecil, kepada orang yang lagi mabuk, atau ketika sedang sholat. Ia bisa menjawab setelah selesai. Namun, adab-adab lain cukup rinci dalam hadis-hadis lain. “Orang yang berkendaraan mengucap salam kepada orang yang berdiri, orang yang berdiri kepada orang yang duduk, […]Read More

Mengucap SALAM kepada Non-Muslim (2): Pandangan Al-Qur’an dan Ulama?

Oleh: Muhamad Ali Mari bahas teks-teks agama Islam, yang sering dikutip dalam kontroversi ucapan selamat ini. Tidak ada ayat Al-Quran dan hadis (katakanlah menurut jalur Sunni) yang secara eksplisit melarang seorang beriman dari mengucapkan selamat dan berdo’a untuk dan kepada siapapun. Malahan, ada beberapa ayat yang bisa dipahami membolehkan salam kepada penganut agama lain. Salam […]Read More

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.