Muhamad Ali

Associate Professor, Jurusan Kajian Agama, Direktur Program Studi Timur Tengah dan Islam, University of California, Riverside.

Mengucap Salam kepada Non-Muslim (3): Apakah Bid’ah Menurut Hadis?

Oleh: Muhamad Ali Sesama Muslim, ada adab dalam hadis-hadis untuk tidak menjawab salam ketika dalam kamar kecil, kepada orang yang lagi mabuk, atau ketika sedang sholat. Ia bisa menjawab setelah selesai. Namun, adab-adab lain cukup rinci dalam hadis-hadis lain. “Orang yang berkendaraan mengucap salam kepada orang yang berdiri, orang yang berdiri kepada orang yang duduk, […]Read More

Mengucap SALAM kepada Non-Muslim (2): Pandangan Al-Qur’an dan Ulama?

Oleh: Muhamad Ali Mari bahas teks-teks agama Islam, yang sering dikutip dalam kontroversi ucapan selamat ini. Tidak ada ayat Al-Quran dan hadis (katakanlah menurut jalur Sunni) yang secara eksplisit melarang seorang beriman dari mengucapkan selamat dan berdo’a untuk dan kepada siapapun. Malahan, ada beberapa ayat yang bisa dipahami membolehkan salam kepada penganut agama lain. Salam […]Read More

Mengucap SALAM kepada Non-Muslim (1): Aqidah atau Mu’amalah?

Mengucapkan salam, selamat (greeting, atau tahiyyah), merupakan salah satu karakteristik hidup bermasyarakat di semua negeri dari dulu hingga sekarang. Namun, bagi banyak komunitas Muslim pengikut Nabi Muhammad, masih belum selesai boleh tidaknya mengucapkan selamat kepada mereka yang dianggap non-Muslim, apakah ahlul kitab, kafir, atau musyrik. Ketika banyak umat beragama dan non-agama menganggap ucapan selamat sebagai […]Read More

Menjadi Santri, Intelektual, dan Aktivis

Oleh Muhamad Ali   Sebetulnya saya malu menulis judul di atas. Tapi ini sekadar cerita saja tentang tantangan hidup menjadi santri, intelektual, dan aktivis. Kini, sebagai akademisi di research university, seperti University of California, saya menjadi bagian dari akademisi yang melakukan tri darma. Ketiganya sama dengan di Indonesia, tapi karena research university, maka kita fokus […]Read More

Tiga Arah Studi Islam di Perguruan Tinggi

Secara garis besar dan singkat saja, ada tiga arah studi Islam di perguruan tinggi di Timur Tengah, kampus-kampus di Barat, dan kampus-kampus di Indonesia. Studi Islam di Timur Tengah Pendekatan studi Islam (dirasah Islamiyyah) di Timur Tengah, berbasis madrasah, cenderung bertujuan normatif, doktrinal, berdasarkan prinsip-prinsip Islam dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada umat. Jami’ah Al-Azhar […]Read More