Ust. Nurbani Yusuf

Komunitas Padang Mahsyar, Batu, Jawa Timur

Alasan Para Ulama Memilih Jomblo Tidak Menikah

Ada ulama berkata: ‘Ilmu mati di antara paha para wanita‘. Sebut saja Imam ibnu Jarir ath-Thabari, Imam an-Nawawi, Imam al Ghazali, Abu Yazid Al Bustami begitu juga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnu al Jauzi muridnya—mereka memilih jomblo tidak menikah. Pengakuan Fathimah binti Abdul Malik saat Umar ibn Abdul Aziz sudah wafat bisa menjadi pelajaran […]Read More

Siti Marjinal dan Fikih Mapan

Perempuan sering dalam posisi kalah. Kesaksiannya tidak diterima, bagian warisnya separo, aqiqahnya seekor dan shaf-nya di belakang laki-laki. Pemahaman fikih terhadap perempuan memang ‘kurang bersahabat’ bahkan, dalam fikih mapan, ada kecenderungan melemahkan secara sistemik. Tidak ada jawaban baku kenapa perempuan diperlakukan demikian. Lantas siapa mau bela perempuan? Rasulullah saw berkata: ‘Sebaik-baik kalian adalah yang paling […]Read More

Tanwir ‘Aisyiyah: Melawan Fikih Maskulin, Menutup Pintu Poligami

‘Aisyiyah memang beda. Bukan hanya modern tapi juga berani melawan fikih mapan. Masih banyak bukti bahwa perempuan Muhammadiyah ini memang patut dipuji: dua buah universitas, ribuan PAUD dan TK. Bahkan klinik bersalin hingga puluhan rumah sakit bertaraf internasional. ‘Aisyiyah adalah  inspirator gerakan perempuan dan pembebasan di Indonesia. Ketika gerakan gender di Barat baru bicara soal […]Read More

Gamis, Cadar, dan Jihad: Radikal atau Lebay?

Radikalisasi agama itu real. Bahwa ada kelompok yang mengharamkan demokrasi dan mengganti dengan khilafah itu real—menganggap bahwa rezim ini adalah thaghut itu real. Bahwa ada kelompok yang suka mengkafirkan siapapun selain kelompoknya adalah real. Ada gerakan yang menghalalkan darah dan bom bunuh diri adalah jihad itu juga real—jangan dikaburkan dengan yang lain. Tapi kemudian melarang […]Read More

Hantu Radikalisme Antara Islamofobia dan Pelipur Lara

Hantu radikalisme sebenarnya terkait dua alasan sederhana, antara islamofobia dan pelipur lara. Sejak kapan rezim penguasa takut dengan gamis dan jenggot, lalu menyebutnya radikal? Cemen saya bilang. Punya bedhil kok takut dengan perempuan bercadar Kita Butuh Hantu Kita (negara) butuh hantu. Sesuatu yang dibiang-keladikan. Dijadikan salah dan ditakuti bersama. Radikalisme salah satunya. Bendera tauhid—dan apapun […]Read More

Nadiem Makarim, Menteri Milenial Pembongkar Tradisi Pendidikan

Dia berdiri Kyai Dahlan adalah produk milneal, anak muda yang membunuh semua sistem generasi sebelumnya. Kyai Dahlan adalah kill everithing. Milenial itu melawan hampir di semua lini, sehingga pernah dikatakan bahwa milenial itu kill everithing. Membunuh semuanya. Apanya yang dibunuh? Yang dibunuh adalah generasi di atasnya. Dan mereka menganggap generasi di atasnya tidak cool. Tidak […]Read More