IBTimes.ID – Bagi sebagian masyarakat, daging kurban mungkin menjadi hidangan yang mudah ditemukan setiap Iduladha. Namun bagi warga Kampung Nelayan Marunda di Jakarta Utara, momen itu sempat menjadi kemewahan yang sudah dua tahun tidak mereka rasakan.
Keterbatasan ekonomi yang masih membayangi kehidupan masyarakat pesisir membuat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di kawasan tersebut sempat terhenti. Akibatnya, banyak keluarga yang tidak lagi menikmati daging segar kurban sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Harapan itu akhirnya kembali hadir pada Iduladha 1447 Hijriah melalui program Qurbanmu Bahagiakan Sesama yang digagas Lazismu bersama Teleperformance (TP) Indonesia. Sebuah sapi berbobot sekitar 500 kilogram disalurkan untuk warga Kampung Nelayan Marunda sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Sejak pagi hari, Kamis (28/5/2026), suasana berbeda terlihat di lingkungan RT 08 RW 07 Kampung Nelayan Marunda. Warga berkumpul menyaksikan proses penyerahan dan penyembelihan hewan kurban yang kemudian akan dibagikan kepada ratusan keluarga penerima manfaat di Kampung Nelayan Marunda.
Senior Director of Marketing Development TP Indonesia, Irma Roosmala Dewi, mengungkapkan rasa syukur karena program tersebut dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Alhamdulillah hari ini, kita sudah bisa mengumpulkan 290 besek yang siap dibagikan untuk warga kampung nelayan Marunda”, ujarnya.
Menurut Irma, kunjungan ke Kampung Nelayan Marunda menjadi pengalaman pertama bagi tim TP Indonesia setelah sebelumnya menyalurkan program serupa di wilayah Bogor.
“Perasaannya senang sekali. Dari semua wilayah Jakarta, kita tuh baru ke daerah sini. Jujur, baru kali pertama ke Kampung Nelayan. Kita tahu Marunda, tapi daerah ini sesuai betul dengan harapan kita, sangat tepat sasaran”, kata Irma.
Kurban Hadirkan Kebahagiaan dan Ketahanan Pangan
Lebih dari sekadar ritual keagamaan, program kurban tahun ini menjadi simbol kepedulian sosial bagi masyarakat yang selama beberapa tahun terakhir jarang menikmati daging segar.
Koordinator Program Qurbanmu Lazismu Pusat, Rizky Saragih, menjelaskan bahwa antusiasme para relawan dan tim TP Indonesia terlihat sejak proses penyembelihan hingga pengemasan daging kurban ke dalam besek bambu ramah lingkungan.
“Kehadiran kurban ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi warga RT 08 / RW 07 Kampung Nelayan Marunda. Sejak terakhir kali Lazismu mengadakan penyembelihan hewan kurban di wilayah tersebut pada 2023, warga belum pernah lagi merasakan daging segar”, ungkapnya.
Sebanyak 290 paket daging kurban berhasil didistribusikan kepada warga melalui musala setempat dengan melibatkan panitia lokal, relawan Lazismu, dan tim TP Indonesia.
Ketua panitia distribusi daging kurban, Rarat, mengaku terharu karena masyarakat pesisir kembali mendapat perhatian pada momen Iduladha tahun ini.
“Harapan mah banyak banget udah, mudah-mudahan tidak kapok, untuk bisa bantu nelayan lagi di sini, Saya berharap bisa datang lagi. Insya Allah dilapangkan rejekinya, panjang umur, mudah-mudahan berkah”, katanya.
Bagi warga Marunda, kehadiran seekor sapi kurban bukan hanya soal pembagian daging. Lebih dari itu, kurban menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial masih hadir untuk mereka yang hidup di tengah berbagai keterbatasan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan yang telah lama dinantikan.


