back to top
Rabu, April 22, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Bencana Alam: Peringatan Agar Manusia Menghargai Sains

Sejak peristiwa gempa bumi berkekuatan 9,3 SR di Pantai Barat Sumatera pada tahun 2004, istilah Tsunami telah mengisi perbendaharaan kata keseharian orang Indonesia. Karena...

Politik Kebangsaan Muhammadiyah: Pelopor Nasionalisme Indonesia

Sewaktu Muhammadiyah dideklarasikan (1912), nusantara masih dalam kondisi tercerai-berai. Bangsa Indonesia belum terbentuk. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi pilar pendiri NKRI ini belum mengenal...

Donasi Sobat Ambyar Disalurkan Melalui Lazismu Seniai Rp 2.122 Miliar

IBTimes.ID – Jakarta. Wabah virus Corona yang telah memakan korban jiwa berdampak pada persoalan hidup, khususnya di negara Indonesia. Dampak itu memengaruhi bidang kesehatan,...

Ibu adalah Pahlawanku, Bukan Kartini

Kartini adalah pahlawan nasional. Meskipun aku tidak pernah merasakan kehebatannya. Hidup dari keluarga ningrat, serba tercukupi, pendidikan terjamin, berkenalan dengan orang-orang hebat. Sangat pantas...

Refleksi Hari Bumi (1): Manusia Hidup Sambil Memperkosa Alam

“Negara-negara kaya perlu lekas-lekas menebang habis emisinya syahdan membantu negara-negara yang lebih miskin untuk melakukan hal yang sama.” Pesan di atas disampaikan oleh seorang anak...

Mahmud Yunus: Tokoh Muhammadiyah Muassis Sistem Pondok Pesantren Berkemajuan

Siapakah Mahmud Yunus? Setelah perpulangan seluruh santri dari tempat saya belajar sepekan lalu, karena liburan yang dimajukan dari jadwal normal, kesepian aktivitas benar-benar terasa....

Latest news

- Advertisement -spot_img