back to top
Kamis, April 9, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Kiai Busyro Syuhada: Guru Jenderal Soedirman

Oleh: Dartim Ibnu Rushd* Siapa yang tidak mengenal Jenderal Soedirman? Semua jalan di negeri ini salah satu yang terkenal pasti ada yang memakai namanya. Hingga...

Menjadi Agamis Sekaligus Feminis

Oleh: Pradhana Adimukti* Feminisme oleh sebagian kalangan disebut berasal dari Barat. Oleh karenanya, feminisme adalah respon terhadap anggapan perempuan sebagai sumber dosa, setan, simbol kejahatan...

Nurcholish Madjid: Kiprah Pembaruan Islam

Pada 29 Agustus 2005 silam, Nurcholish Madjid pemikir besar Islam Indonesia telah pergi untuk selamanya.“Cak Nur” (panggilan akrabnya) lahir pada 17 Maret 1939 di Mojoanyar Jombang, Jawa Timur.  

Kuat Fikih, Lupa Akhlak

Di suatu malam, saya bercengkerama dengan kelima teman saya di suatu angkringan dekat kampus tempat saya menimba ilmu. Sambil meneguk susu segar asli Boyolali,...

Abdul Mu’ti: Islam Berkemajuan Part 2 – Tauhid Murni dan Egalitarianisme

Abdul Mu'ti: Islam Berkemajuan Part 2 - Tauhid Murni dan Egalitarianisme Memahami Islam berkemajuan pada tahap selanjutnya adalah memahami egalitarianisme. Prinsip ini dapat disebut sebagai...

Cogitu Ego Mu: Kamu Bertanya Maka Kamu Jahat

Oleh: Ahmad Faizin Karimi   "Mas, maaf ya kebagian waktu siang hari. Biasanya peserta sedang dalam puncak waktu ngantuk". Sering kali kalimat semacam ini disampaikan panitia...

Latest news

- Advertisement -spot_img