IBTimes.ID – Tanwir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) XXXIV yang diselenggarakan di Banten resmi ditutup pada Jumat (4/9/26) setelah seluruh rangkaian agenda permusyawaratan dapat diselesaikan. Forum berlangsung secara dinamis dan demokratis dengan tetap mengedepankan semangat musyawarah dan kekeluargaan.
Dalam pelaksanaannya, Tanwir XXXIV menghasilkan sejumlah keputusan strategis sebagai bagian dari persiapan menuju Muktamar XXI IMM.
Pertama, Tanwir menyepakati usulan2 materi yang akan disahkan dalam Muktamar mendatang. Kesepakatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan arah dan keputusan organisasi yang akan dibawa ke forum permusyawaratan tertinggi Ikatan.
Kedua, Tanwir menyelesaikan proses verifikasi dan penetapan jumlah peserta Muktamar XXI IMM. Proses ini menjadi bagian dari penataan administrasi dan kesiapan organisasi menuju pelaksanaan Muktamar.
Ketiga, Tanwir menetapkan 5 calon Ketua Umum dan 52 calon Formatur yang akan menjadi bagian dari proses kepemimpinan dalam Muktamar XXI IMM.
sementara penetapan tuan rumah, waktu, dan tempat Muktamar akan diputuskan dalam waktu dekat melalui Rapat Pleno DPP IMM sesuai dengan ART IMM Pasal 26 ayat (4).
Berbagai pandangan dan dinamika yang muncul selama persidangan merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi. Seluruh agenda Tanwir pada akhirnya dapat diselesaikan dan forum ditutup dengan baik.
Berakhirnya Tanwir XXXIV di Banten menjadi salah satu tahapan penting menuju Muktamar XXI IMM. Hasil-hasil Tanwir selanjutnya menjadi pijakan bersama untuk mempersiapkan Muktamar sekaligus memastikan proses regenerasi kepemimpinan dan keberlanjutan organisasi berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Dari Banten, IMM melanjutkan langkah menuju Muktamar XXI dengan membawa hasil musyawarah dan semangat konsolidasi untuk menjaga keberlanjutan Ikatan.
(MS)


