IBTimes.ID-Bandung- Menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Se-Bandung Raya menyelenggarakan bakti sosial. Bermacam kegiatan dilakukan mulai dari checkup kesehatan, lomba anak islami, dan kurban pada Ahad-Senin, (11-12/8/19).

Agenda ini diinisiasi oleh tiga cabang IMM yang ada di area Bandung Raya, yaitu PC IMM Kota Bandung, PC IMM Kabupaten Bandung dan PC IMM Bandung Timur. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Kordinator pelaksana IMM Kabupaten Bandung, Lutfah Aisyah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menggelorakan semangat kebersamaan dan persatuan sekaligus menggembirakan bulan Zulhijjah sebagai bulan berkurban di lingkungan IMM Se-Badung raya.

Dokumentasi: IBTimes.ID

“Melalui acara ini, kita ingin membangun pemahaman sekaligus mengajak kepada seluruh aktivis IMM di Bandung Raya khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk bersama-sama menggelorakan semangat berkurban dengan semangat tholabul ilmi” ucap Lutfah.

Wildan, ketua umum PC IMM kota Bandung berharap agar acara ini bisa menjadi awal dari agenda lanjutan bersama, sehingga mampu menguatkan soliditas antar cabang IMM di Bandung raya.

Dokumentasi: IBTimes.ID

“Melalui acara ini kita ingin menjalin silaturahmi antar aktivis IMM di lingkup cabang yang ada di Bandung Raya. Saya berharap IMM Bandung Raya tetap solid, apa lagi di Bandung Raya ini organisasi mahasiswa memang sedang marak dipolitisasi dan dipecah belah” ujar Wildan.

Sementara itu, Siti Aisah selaku tuan rumah acara, yang juga menjabat Ketua Umum PC IMM Bandung Timur menuturkan, bahwa kegiatan ini ditujukan agar masyarakat bisa merasakan manfaat secara nyata eksistensi IMM, bukan hanya sekadar identitas saja.

“Tradisi ibadah sosial di Muhammadiyah harus terus kita hidupkan. Kolaborasi adalah salah satu kuncinya. Kita jangan sampai lupa dengan ajaran Ahmad Dahlan yang sangat peka terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Saya berharap, kegiatan ini tak bersifat seremonial, namun bisa menjadi gerakan estafeta di masyarakat,” ujar Siti Aisah.

 

Reporter: Zulkifli Fadli

Tinggalkan balasan

mohon berikan komentar anda
mohon untuk menuliskan nama anda