back to top
Rabu, April 29, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Tanwir ‘Aisyiyah: Ketika Poligami Bikin Salah Fokus

Oleh: Ayub* 'Aisyiyah, organisasi wanita yang lahir tumbuh dari pengajian khusus wanita binaan Kiyai Dahlan itu, baru saja melakukan Tanwir. Sebuah perhelatan level nasional untuk membahas...

Tanwir ‘Aisyiyah: Melawan Fikih Maskulin, Menutup Pintu Poligami

‘Aisyiyah memang beda. Bukan hanya modern tapi juga berani melawan fikih mapan. Masih banyak bukti bahwa perempuan Muhammadiyah ini memang patut dipuji: dua buah...

Masjid Mu’allimin Bernama Hajah Yuliana

Oleh: Erik Tauvani Sejak tahun 2012, sejak Tim Pengembangan Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta dibentuk, upaya untuk mengembangkan madrasah dari Wirobrajan ke Sedayu bukanlah perkara mudah....

Tentang Soekarno dan Cita-cita Kesetaraan Gender

Oleh: Andika Setiawan Ir H. Ahmad Soekarno atau akrab dengan sapaan Bung Karno merupakan anak dari pasangan suami istri Raden Soekemi Sastrodiharjo—masih memiliki keturunan dengan...

Mengapa Pecel Lele Merajalela?

Ia bernama Muhammad Bastomi. Setelah lulus Madrasah Muallimin Muhammadiyah, Yogyakarta, pada tahun 1999, saya tidak pernah bertemu dengannya. Menurut kabar seorang teman alumni, ia...

Mengucap Salam kepada Non-Muslim (3): Apakah Bid’ah Menurut Hadis?

Oleh: Muhamad Ali Sesama Muslim, ada adab dalam hadis-hadis untuk tidak menjawab salam ketika dalam kamar kecil, kepada orang yang lagi mabuk, atau ketika sedang sholat. Ia...

Latest news

- Advertisement -spot_img