back to top
Rabu, April 8, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Beragama Secara Substansial, Bukan Simbolik Belaka!

Keteguhan Iman Era Kelimpahan Moderenitas, industrialisasi, dan globalisasi, tidak mungkin dianggap “terdakwa” yang kehadirannya menggerus iman penganut agama; kedatangannya membuat pemeluk agama lalai menjalankan ritual...

Semangat Pembaharuan di Balik Pendirian Muhammadiyah Gresik

Masjid Jami' di sisi sebelah barat alun-alun Kabupaten Gresik, Jl KH Wachid Hasyim, itu masih menjadi pusat peribadatan yang ramai. Masjid yang merekam semangat...

KH Ahmad Dahlan dalam Novel “Dahlan”

"Selama ini kita beragama, tapi tidak punya pengetahuan yang cukup, sehingga kita kesulitan untuk menjalankan agama Islam sesuai Syari’at yang sebenarnya. Agama yang tidak...

Cara Melacak Geneologi Pembaruan Islam di Muhammadiyah

Jika anda mengulik catatan biografi tokoh-tokoh Muhammadiyah generasi awal, ada satu hal sepele yang ternyata menarik untuk ditelusuri. Ini seperti orang menemukan fakta di...

Keimanan itu Harus Direalisasikan Dalam Kerja-Kerja Kemanusiaan!

Kepercayaan kepada Tuhan pada masyarakat agraris di pedesaan, mungkin tidak bersambung dengan realitas kehidupan pemeluknya. Dogma, ritus, dan doktrin agama melalui khutbah dan ceramah,...

Perjumpaan dengan Kaum Pembaharu Muslim

Pada 1980-1990-an, Bapak dan Ibu saya, seorang guru PNS dan aktifis Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di desa, berlangganan sejumlah majalah kaum pembaharu, reformis dan modernis...

Latest news

- Advertisement -spot_img