back to top
Kamis, April 9, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Islam sebagai Tradisi Diskursif: Tawaran Konsep Talal Asad (Bagian 2)

Sebagaimana kelemahan-kelemahan pendekatan kajian antropogi Islam sebagaimana diuraikan di atas dalam tulisan saya sebelumnya https://ibtimes.id/antropologi-islam-pendekatan-talal-asad/, Talal Asad mengajukan konsep Islam sebagai tradisi diskursif. Dalam...

Jelang 100 Tahun Majelis Tarjih (Bagian 1)

Oleh: Niki Alma Febriana Fauzi Pada sidang pleno Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diadakan Ramadan lalu di Aula Islamic Center Universitas Ahmad...

Antropologi Islam: Pendekatan Talal Asad (Bagian 1)

Muhamad Rofiq* Diskusi tentang bagaimana mengkonseptualisasikan Islam sebagai obyek penelitian (the object of inquiry) telah banyak menyita perhatian para pengkaji Islam dari luar (outsider). Pertanyaan...

Bapakku dan Pak Wakidi: Praktik Nahi Munkar dengan Amar Ma’ruf

Oleh : Ahmad Muttaqin Alim*   Saya tumbuh di sebuah kampung abangan. Jauh sebelum saya lahir dan bertempat tinggal di situ, tingkat keabangan kampung itu cukup...

Buya Syafi’i Ma’arif Guru Bangsa

Oleh : Nurbani Yusuf*   Sebagian orang Muhammadiyah boleh tak setuju dengan sosok Buya Syafi'i Maarif yang di-guru-bangsa-kan oleh banyak kalangan dan elemen masyarakat Indonesia. Orang...

Mengapa Buya Syafii Sering Dituduh Anti-Islam?

Oleh : Ahmad Muttaqin Alim*   Setelah cukup lama mengamati dan berinteraksi langsung di media sosial, saya menemukan bahwa sebetulnya hanya 5 hal yang dituduhkan ke...

Latest news

- Advertisement -spot_img