back to top
Rabu, Mei 6, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Beriman dalam Bahaya Corona

Beragama harus dengan akal, tidak cukup hanya sebatas pada iman saja. Karena iman akan tersesat kalau ilmu tidak menerangi jalannya, dan ilmu akan berbahaya kalau iman tidak mendampinginya. Keduanya harus dijalankan secara bersamaan.

Hal yang Bisa Kita Lakukan Selama #DirumahAja

​Sebagai salah satu upaya pencegahan dari meluasnya virus Covid-19, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan pengajian umum dengan tema “Virus Korona: Masalah dan Penanganannya”. Pengajian umum...

Perempuan dalam Dialog Antaragama dan Perdamaian

Di tengah badai covid 19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, awalnya saya ragu, berniat membatalkan kesediaan sebagai fasilitator pelatihan Camping Perdamaian 10–11 Maret yang...

Belajar Adaptif Dari Suku Kokoda

Tiga tahun yang lalu saya diterjunkan untuk melakukan pengabdian masyarakat bersama teman-teman, kami tergabung dalam satu tim pengabdian yang diterjunkan  oleh kampus dan Majelis...

Asy-Syahrastani (1): Ulama yang Dikenal Cerdas dan Gemar Meneliti

Bagi para peminat kajian Sejarah Peradaban Islam tentu tidak terlalu asing dengan nama Asy-Syahrastani. Di antara karya-karyanya yang masyhur adalah kitab Al-Milal wa An-Nihal....

Covid-19: Siapa yang Sakit?

Pertama kali nabi Muhammad SAW menerima wahyu tentang “Iqra”, pemahamannya sudah barang tentu bukan dalam rangka berhenti pada level membaca (iqra) ‘doang’/saja. Apalagi iqra...

Latest news

- Advertisement -spot_img