Tags : KH Mas Mansur

KH Mas Mansur (10): Pemrakarsa Berdirinya Majlis Islam A’la Indonesia

Oleh: Djarnawi Hadikusuma Atas prakarsa KH Mas Mansur beserta dua tokoh dari NU, KH M Dahlan dan KH Abdulwahab Hasbullah dibantu oleh W Wondoamiseno, pada tanggal 12 s/d 15 Rajab 1356 atau 18 s/d 21 September 1937, di Surabaya diadakan pertemuan tujuh organisasi Islam, yaitu: Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Al-Islam, […]Read More

KH Mas Mansur (9): Bunga Bank, Haram Tapi Dimaafkan

Oleh: Djarnawi Hadikusuma Sangat menarik perhatian KH Mas Mansur tentang perbankan dipandang dari ajaran Islam. Dia kemukakan alasan-alasan dalam majalah Siaran yang diterbitkan oleh Majelis Tabligh pada tahun 1937 sebagai berikut: Nash-nash yang sharih (jelas) dari Al-Qur’an dan Hadits nyata-nyata melarang riba, bunga pinjaman atau renten dan tiada satupun yang membolehkan. Tujuan agama Islam ialah […]Read More

KH Mas Mansur (8): Sikap Muhammadiyah Terhadap Lima Golongan

Oleh: Djarnawi Hadikusuma Dalam pidato yang disampaikan di Kongres Seperempat Abad di Betawi pada tahun 1936, KH Mas Mansur menguraikan sikap Muhammadiyah terhadap lima golongan dalam masyarakat. Lima golongan dalam masyarakat tersebut, yaitu ”golongan pemerintah, golongan pemeluk agama lain, golongan terpelajar, golongan alim-ulama, dan golongan rakyat umum.” Kepada golongan pertama, yakni pemerintah, Muhammadiyah bersikap terbuka, […]Read More

KH Mas Mansur (7): Enam Tahap Perkembangan Tasyri’ Islam

Sungguh menarik buah fikiran KH Mas Mansur yang dipidatokan dalam Kongres Akbar ke-20 di Yogyakarta, tentang sejarah tasyri’ (pelaksanaan syari’ah) sepanjang dunia Islam terkembang. Diuraikan bahwa perkembangan tasyri’ telah melewati enam tahap yang dijelaskan ringkasnya sebagai berikut: Tahap pertama, selama masa hayat Rasulullah. Pada masa itu Al-Quran benar-benar dilaksanakan secara murni dan konsekuen menurut bimbingan […]Read More

KH Mas Mansur (6): Pemimpin yang Disiplin, Tegas, dan Tabah

Kiai Haji Mas Mansur memang seorang yang bijaksana. Diajukannya usul ke Hoofdbestuur untuk mengangkat KH Hisyam, KH Syuja’ dan KH Mochtar menjadi ketua-ketua majelis. Usul itu mendapat sambutan baik dan diterima. Maka dengan demikian KH Syuja’ ditetapkan menjadi Ketua Majlis PKU, KH Mochtar Ketua Majlis Tabligh, dan KH Hisyam menjadi Ketua Majlis Pengajaran; hanya mereka […]Read More

KH Mas Mansur (5): Perumus Langkah Muhammadiyah 1938-1940

Langkah Pengurus Besar di bawah KH Mas Mansur itu mengembuskan udara baru yang lebih segar dalam gerak Muhammadiyah pada umumnya dan Pengurus Besar pada khususnya. Pokok-pokok fikiran berasal dari KH Mas Mansur yang menggambarkan luasnya pandangan yang mencakup segala yang diperlukan oleh kebijaksanaan pimpinan untuk dapat sesuai dengan tuntutan zaman. Langkah itu diberi nama “Langkah […]Read More

Lost your password? Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.