back to top
Minggu, Agustus 9, 2026

Tak Tunggu Anak Masuk SD, SPMB SD Muhammadiyah 8 Tulangan Dibuka Sejak Usia 0 Tahun

Lihat Lainnya

IBTimes.ID – Penerimaan murid baru kini tidak hanya menyasar keluarga yang anaknya akan masuk sekolah dasar. SD Muhammadiyah 8 Tulangan mengambil pendekatan berbeda dengan membuka pendaftaran sejak usia 0 tahun. Strategi SPMB SD Muhammadiyah 8 Tulangan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan lingkungan pendidikan kepada orang tua sejak anak masih berada pada usia dini.

Upaya mendekatkan layanan pendaftaran dilakukan dengan membuka stand SPMB dalam kegiatan Kajian Ahad Pagi di Masjid At Taubah, Kedurus, Minggu (9/8/2026). Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai program pendidikan, kegiatan siswa, fasilitas, hingga mekanisme pendaftaran secara langsung.

Tak hanya memberikan informasi, sekolah juga menawarkan potongan biaya pendaftaran khusus bagi jamaah Kajian Ahad Pagi Masjid At Taubah. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus strategi memperluas akses informasi pendidikan kepada masyarakat.

Pendidikan Dimulai Sebelum Anak Masuk Sekolah

Keunikan SPMB SD Muhammadiyah 8 Tulangan terletak pada kesempatan bagi orang tua untuk mendaftarkan anak sejak usia 0 tahun. Dengan skema ini, keluarga tidak harus menunggu anak memasuki usia TK atau SD untuk mulai mengenal lingkungan pendidikan.

“Pendidikan anak merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, orang tua tidak perlu menunggu anak memasuki usia sekolah dasar untuk mulai mengenal lingkungan dan program pendidikan yang sesuai. Sejak usia 0 tahun, orang tua sudah dapat mendaftarkan dan mempersiapkan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya,” ujar Bu Salsa.

Baca Juga:  Praktisi Kebijakan Sebut TKA Kembalikan Arah Pendidikan Nasional ke Semangat Awal

Konsep tersebut memberikan waktu lebih panjang bagi orang tua untuk mengenali program sekolah dan mempertimbangkan kebutuhan pendidikan anak. Orang tua juga dapat berkonsultasi langsung mengenai kegiatan siswa, lingkungan sekolah, serta layanan pendidikan yang tersedia.

“Melalui stand SPMB ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami tidak hanya memberikan informasi tentang pendaftaran, tetapi juga membuka ruang komunikasi dan konsultasi bagi orang tua yang ingin mengetahui lebih jauh tentang pendidikan di SD Muhammadiyah 8 Tulangan,” ungkap Bu Salsa.

Membawa Konsep “Sekolah Hebat”

Dalam SPMB SD Muhammadiyah 8 Tulangan, sekolah tidak hanya menawarkan akses pendidikan, tetapi juga membawa konsep “Sekolah Hebat” yang memadukan prestasi akademik, pembentukan karakter, dan nilai-nilai keislaman.

“Sekolah Hebat bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang bagaimana membentuk anak menjadi pribadi yang berakhlak, mandiri, kreatif, dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat. Kami ingin tumbuh bersama keluarga untuk mewujudkan generasi hebat,” lanjut Bu Salsa.

Kehadiran stand di ruang publik keagamaan juga menunjukkan pola promosi pendidikan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui SPMB SD Muhammadiyah 8 Tulangan, sekolah berupaya membangun komunikasi sejak awal dengan keluarga sekaligus memperkenalkan budaya pendidikan Muhammadiyah.

“Jangan menunggu anak besar untuk mulai memilih pendidikan. Mari kenali lingkungan sekolah sejak dini dan siapkan langkah terbaik untuk masa depan anak bersama Sekolah Hebat SD Muhammadiyah 8 Tulangan,” pungkas Bu Salsa.

Baca Juga:  Guru Non-ASN Tetap Mengajar, Pemerintah Siapkan Jalur ASN Bertahap

Pendekatan tersebut menjadikan SPMB SD Muhammadiyah 8 Tulangan bukan sekadar proses penerimaan murid, tetapi juga ruang bagi keluarga untuk mulai merencanakan pendidikan anak sejak dini. (NS)

Peristiwa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru