back to top
Kamis, April 23, 2026
- Advertisement -spot_img

SHOWING RESULTS FOR:

Auguste Comte: Konflik atas Nama Agama, Bukti Masyarakatnya Mogok

Agama dan budaya tidak mungkin bisa dipisahkan. Keduanya berbaur dan menciptakan karakter agama sesuai dengan perkembangan peradaban yang ada. Agama menjadi salah satu kunci...

Filsafat Pendidikan Progresif Buya HAMKA

Pendidikan Progresif | Siapa yang tidak mengenal Hamka. Semua ulama dan cendekiawan di seluruh Nusantara (tidak hanya di Indonesia) pasti mengenalnya. Nama aslinya adalah...

Azyumardi Azra: Bukan Agama yang Tak Rukun, Tapi Umatnya!

Belum lama ini, Indonesia berduka kehilangan sosok intelektual Muslim, Azyumardi Azra, yang telah banyak menyumbangkan pemikiran dalam kemajuan peradaban bangsa. Azra, dan intelektual Muslim...

Gayatri Spivak: Feminisme Barat Belum Tentu Cocok di Dunia Timur

Berlandaskan gagasan dari Edward Said mengenai pos-kolonialisme, seorang feminis asal India, yakni Gayatri Spivak berupaya membongkar gagasan-gagasan feminisme ala Barat, atau masyarakat oksidental. Menurutnya, apa...

Tiga Sumbangsih Sarjana Barat Terhadap Studi Al-Qur’an

Kajian-kajian Barat tentang Islam memang masih menjadi perbincangan hangat publik. Titik perdebatannya adalah, sekali pun kata “Islam” diartikan secara sistematis, masih saja tetap dipersoalkan...

NU dan Muhammadiyah: Kadang Mesra, Kadang Renggang

Hubungan NU dan Muhammadiyah pada dasarnya sangat dinamis. Kedua ormas Islam ini tak jarang menunjukkan sikap kemesraan, meski kadang-kadang juga didapati kerenggangan dan gesekan....

Latest news

- Advertisement -spot_img