University Kebangsaan Malaysia Belajar Penanggulangan Bencana pada MDMC

 University Kebangsaan Malaysia Belajar Penanggulangan Bencana pada MDMC

dok. pribadi) MDMC bersama pimpinan dan mahasiswa Post Graduate Diploma Social Workers University Kebangsaan Malaysia.

ibtimes.id, Yogyakarta – Prestasi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) sebagai Organisasi Masyarakat (Ormas) Bidang Penanggulangan Bencana tahun 2018 oleh Kemendagri menarik minat dunia internasional untuk berguru kepada MDMC. Pada Senin (8/4), MDMC menerima kunjungan dari University Kebangsaan Malaysia, bertempat di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jalan Cikditiro. Kunjungan ini dihadiri oleh empat pimpinan dan 27 mahasiswa/i Post Graduate Diploma Social Workers University Kebangsaan Malaysia (UKM), turut menyambut Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan bersama dua pimpinan lainnya.

“Siang hingga sore hari ini kami menerima kunjungan dari Post Graduate Diploma Social Workers University Kebangsaan Malaysia di PP Muhammadiyah Cikditiro. Pimpinan yang hadir dari UKM ada Dr Nur Saadah bt Mohammad Aun, Dr Nurulhudan bt Kasnon, En. Khairul Amri bt Ahmad dan Pn Nurhafizah bt Ahmad, bersama 27 mahasiswanya”, ujar Budi Setiawan.

Kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui beberapa hal terkait pengelolaan internal MDMC hingga sukses meraih penghargaan dari Kemendagri dan tetap konsisten dalam menanggulangi bencana.

“Beberapa hal yang mejadi bahasan kali ini terkait sumber dana MDMC, sifat inkusifitas, syarat relawan MDMC, jenis kegiatan yang dilakukan, respon luar negeri, hubungan dengan lembaga atau NGO asing”, jelas Ketua MDMC yang seringkali berkeliling di daerah rawan bencana.

Namun, hal ini tidak membuat MDMC mudah berbangga diri dengan capaiannya saat ini, justru menjadi pelecut untuk terus berbenah agar menjadi rujukan lembaga lain, baik lembaga nasional maupun internasional. Selain itu, MDMC juga membuka diri untuk semua lembaga yang ingin berguru dalam hal penanggulangan bencana selama dapat disesuaikan waktunya.

“Dari perbincangan dengan para tamu dari Malaysia menunjukkan bahwa MDMC dikenal oleh para mahasiswa di Negeri Jiran. Hal ini menuntut MDMC untuk terus berbenah diri secara menyeluruh, agar apa yang dilakukan MDMC bisa menjadi rujukan oleh lembaga lain dan kami terbuka untuk itu asalkan waktunya sesuai”, pesan Budi sekaligus menutup perbincangan. (QA)

RedaksiIB

https://ibtimes.id

IBTimes.id Kanal Islam Berkemajuan. Menyajikan wacana keislaman, keindonesiaan dan kemanusiaan untuk menenebarkan perdamaian dan mengokohkan kebhinnekaan.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *